banner 728x250

DPRD Malteng Optimis Alokasi 250 Rumah Subsidi Jamin Kebutuhan Warga

RUMAH SUBSIDI
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun bersama bupati/wali kota menghadiri penandatanganan pembangunan rumah subsidi untuk Maluku dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Selasa (16/9/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Anggota Komisi III DPRD Maluku Tengah (Malteng) M. Nafis Amahoru meyakini alokasi 250 unit rumah bisa menjamin sebagian kebutuhan masyarakat.

‎‎Malteng menerima 250 unit rumah subsidi dari total 3.000 rumah untuk Provinsi Maluku am dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (KPP). ‎‎‎‎”Dengan jatah 250 rumah saya yakini sudah bisa menjamin sebagian daripada kebutuhan masyarakat akan rumah yang layak,” kata Nafis, Rabu (1/10/2025).

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Malteng terus memperjuangkan program ini kedepannya. ‎‎”Harapan kedepan agar pemerintah kabupaten bisa memperjuangkan ini ke pusat, agar ada porsi tambahan untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat,” tukas politisi PKS.

‎‎Nafis menyampaikan rasa bangganya, menurutnya ini adalah terobosan yang cukup baik dari Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir. ‎”Kita bangga sekali, satu terobosan baru yang dilakukan oleh Bupati Maluku Tengah. Ini adalah salah satu pencapaian yang luar biasa,” jelasnya.

‎‎Dia bilang masih banyak warga di Maluku Tengah memiliki rumah tak layak huni. ‎‎”Dengan adanya alokasi 250 rumah ini maka sudah membantu sebagian masyarakat Maluku yang sudah punya rumah tapi tidak layak huni,” jelasnya.

‎‎Nafis meminta Pemkab Malteng melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman harus memberikan inventarisasi yang merata terhadap semua kecamatan di Malteng. ‎‎”Ini agar tidak muncul opini pembangunan tidak pilih kasih, namun merata kepada semua orang yang berhak,” kata Nafis.

3.000 Rumah Subsidi

Provinsi Maluku mendapat jatah pembangunan 3.000 rumah subsidi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di tahun 2025. Ribuan rumah subsidi tersebut diperuntukkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan ASN di wilayah Maluku.

Kepastian rencana pembangunan 3.000 rumah subsidi di Maluku itu ditandai dengan penandatangan kesepahaman Sinergitas Penyediaan dan Pemutakhiran Data serta Penyelenggaraan Perumahan bagi MBR dan ASN Pemprov Maluku di kantor PKP, Wisma Mandiri II, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram