banner 728x250

Gempa di Pulau Buru Getaran Dirasakan di SBB dan Ambon, Warga Sempat Panik

  • Bagikan
Pusat gempa berkuatan 5,4 magnitudo di Pulau Buru, getarannya dirasakan warga di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kota Ambon, Kamis (24/6/2021). (FOTO: BMKG)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gempa bumi berkekuatan 5,4 magnitudo yang mengguncang  Pulau Buru, tidak hanya dirasakan warga di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) tapi juga di Kota Ambon.

Gempa yang terjadi Kamis, (24/6/2021) pukul 11.42 WIT itu pusat gempa berada di 91 Km Timur Laut Kota Namlea, Pulau Buru, 98 Km Barat Laut Piru, Seram Bagian Barat (SBB).

Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon menyebutkan gempa berlokasi pada 2.54  Lintang Selatan dan 127.94 Bujur Timur dengan  kedalaman  11 Km di bawah permukaan laut.

Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. BMKG memastikan gempa tersebut tidak menimbulkan tsunami.

“Warga diminta tetap tenang karena gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Ambon, Azhar dalam keterangan tertulis yang diterima sentraltimur.com, Kamis.

Meski kekuatan gempa di atas 5 magnitudo, namun sejumlah warga Namlea mengaku tidak merasakan gempa. “Kita di sini tidak merasakan gempa, biasa-biasa saja di sini,” kata Ilham, seorang warga Namlea dihubungi sentraltimur.com.

Tak seperti di Namlea, di Kota Ambon dan Seram Bagian Barat gempa sangat kuat dirasakan getarannya oleh warga. Banyak warga di Ambon dan Piru, panik hingga berhamburan keluar dari rumah-rumah mereka.

Di kantor gubernur Maluku, kota Ambon, pegawai berhamburan keluar dari dalam kantor setelah merasakan getaran gempa. “Gempa sangat kuat tadi jadi kita keluar,” kata Ila, salah satu pegawai di kantor gubernur.

Mario Kakisina, mahasiswa Universitas Pattimura Ambon sempat merasakan guncangan gempa. Namun dia mengaku getarannya tidak berlangsung lama sehingga tetap memilih berada di rumah. “Beta merasakan guncangan gempa tapi seng (tidak) lama, jadi seng keluar rumah,” ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya gempa berkekuatan 5,4 magnitudo yang pusatnya di 91 Km Timur Laut Kota Namlea, Pulau Buru, 98 Km Barat Laut Piru, SBB terjadi, Kamis (24/6/2021) pukul 11.42 WIT.

Gempa dirasakan kuat getarannya terjadi hanya berselang 18 menit setelah gempa 5,9 magnitudo terjadi di laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah.

Penulis: DONIEditor: MEHMET SALAHUDIN
  • Bagikan