AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gempa tektonik berkekuatan 4,6 magnitudo mengguncang Kota Ambon, Maluku, Kamis sore (10/7/2025).
Getarannya terasa hingga Pulau Seram, tepatnya di kabupaten Seram Bagian Barat. Belum ada laporan mengenai ada atau tidaknya dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Gempa dirasakan cukup kuat getarannya hingga membuat sejumlah warga panik berhamburan ke lokasi yang dianggap aman. “Getaran gempa kuat sekali, kebetulan tadi mau pulang kerja, di kantor saya dan teman-teman berlarian turun ke bawah,” kata Dewi Wattimena kepada sentraltimur.com.
Meski cukup kuat, namun getaran gempa yang dirasakan hanya berlangsung sesaat. “Hanya beberapa detik saja getarannya,” ujarnya.
Mustafa Arif, warga lainnya mengaku ikut merasakan guncangan gempa, tetapi tidak menimbulkan kepanikan. “Cukup kuat getarannya. Memang tadi ada yang keluar (Gedung) tapi tidak sampai muncul kepanikan, kaget saja ada gempa,” ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Gempa tidak berpotensi tunami,” kata Kepala Stasiun Geofisika Ambon Djati Cipto Kuncoro dalam keteranga tertulis.
Pusat gempa berada pada titik koordinat 3.85 Lintang Selatan dan 128.46 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 35 km bagian Tenggara Ambon kedalaman 10 km di bawah permukaan laut.
Djati mengungkapkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa tersebut dirasakan getarannya di Kota Ambon dengan skala intensitas III MMI. “Getaran gempa juga dirasakan di Amalatu, kabupaten Seram Bagian Barat skala II MMI,” sebutnya. (MAN)




