Kepala BMKG Pattimura Ambon, Kamari mengingatkan potensi kabut asap kategori sedang di sekitar 10 wilayah di Maluku selama periode 7–14 Oktober 2026.
Berdasarkan pemantauan citra satelit, sebaran asap dipengaruhi pergerakan angin dari arah timur hingga barat laut yang membawa asap dari Papua serta sebagian wilayah Pulau Buru dan Pulau Seram. “Selain asap kiriman, sejumlah daerah di Maluku juga menghadapi potensi kebakaran lokal yang perlu diantisipasi,” kata Kamari, Kamis (8/10/2026).
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kota Ambon, Kabupaten Buru, Bursel, Malteng, SBT, SBB, Malra, Kota Tual, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar. Di sejumlah lokasi, termasuk Kota Tual dan Malra jarak pandang sempat menurun hingga sekitar dua kilometer.
BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan memperbanyak konsumsi air putih. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga dengan gangguan pernapasan disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap meningkat.
Pengguna jalan, pelayaran, dan penerbangan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penurunan jarak pandang.
Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kabut asap melalui kanal resmi BMKG. (RED)



