banner 728x250

Malra Perketat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

ANCAMAN BENCANA
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Perubahan iklim global memberi dampak yang semakin nyata, termasuk meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan gelombang tinggi.

Mengantisipasi ancaman bencana, Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menegaskan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat harus berada dalam kesiapsiagaan penuh menghadapi musim hujan dan cuaca ekstrem.

Apel Siaga Aktivasi Sistem Penanganan Darurat Bencana yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis (4/12/2025).

Apel siaga ini sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi antara TNI, Polri, BPBD, OPD, relawan, serta dunia usaha untuk memastikan kesiapan menghadapi situasi darurat berjalan optimal.

Bupati Thaher menegaskan penerapan Incident Command System (ICS) merupakan elemen penting agar setiap unsur memahami peran, fungsi, dan garis koordinasinya secara jelas. Penanganan bencana membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk meminimalkan risiko bagi masyarakat. “Sistem komando darurat ini memastikan setiap unsur tahu garis koordinasi sehingga tidak terjadi kebingungan saat bencana terjadi,” ujarnya.

Bupati mengapresiasi BPBD yang telah menyiapkan perangkat, personel, serta mekanisme kerja lintas sektor menjelang puncak musim hujan. “Apel siaga bukan seremoni, melainkan latihan kesiapan yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh oleh seluruh unsur terkait,: ujarnya.

Dia menginstruksikan OPD, kecamatan, dan pemerintah desa untuk memperkuat sistem pemantauan dini, membersihkan saluran air, serta memastikan kesiapan fasilitas evakuasi bagi masyarakat. Upaya sosialisasi terkait langkah-langkah penyelamatan turut ditekankan sebagai bagian esensial dalam mitigasi risiko bencana.

“Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten akan membawa dampak besar dalam mengurangi risiko bencana,” kata Bupati Thaher.

Pentingnya keterlibatan aktif komunitas, kelompok pemuda, organisasi masyarakat, dan relawan menjadi kunci dalam memperkuat ketangguhan daerah menghadapi ancaman hidrometeorologi.

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel