AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seorang pria di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Maluku ditemukan tewas gantung diri.
Korban berinisial RB mengakhiri hidupnya di tiang gantungan di rumah kebun milik orang tuanya di kawasan Kelapa Tiga Desa Rumah Tiga.
Pria berusia 34 tahun itu merupakan montir bengkel motor. Tubuhnya tergantung dengan leher terlilit tali nilon pada pukul 10.30 WIT, Minggu (18/8/2025).
Korban pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa oleh seorang rekannya bernama Kamarudin Khalik (25). Penemuan itu dilaporkan kepada keluarga korban dan polisi.
“Korban ini merupakan mekanik di bengkel motor. Ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung dengan leher terlilit tali di rumah kebun milik orang tuanya,” kata Kapolsek Teluk Ambon Iptu M. Maulana Dicky kepada sentraltimur.com, Minggu.
Sebelum ditemukan tewas, rekan korban Kamarudin bersama rekan-rekannya yang lain sedang berkumpul dan menunggu kedatangan korban untuk mengikuti lomba panjat pinang HUT RI ke-80 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.
Namun karena korban tidak juga datang Kamarudin memutuskan mencari korban di rumah kebun tempat korban biasa beristirahat. Tiba di rumah kebun milik orang tua korban, saksi sempat memanggil korban, namun tidak menjawab. “Selanjutnya saksi masuk ke rumah kebun dan membuka pintu kamar lalu saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung,” ungkap Maulana.
Kamarudin memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban. Selanjutnya pihak keluarga dan sejumlah warga setempat mendatangi lokasi untuk membuka tali yang melilit leher korban.
Polisi yang mendapatkan laporan soal kejadian itu mendatangi lokasi dan bersama keluarga korban menurunkan jenazah korban dan di bawah ke rumah duka untuk disemayamkan. Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar karena persoalan keluarga. “Motif korban mengakhiri hidupnya karena korban ada bermasalah dengan keluarga,” ujar Maulana.
Maulana sempat meninggalkan surat wasiat kepada keluarganya sebelum mengakhir hidupnya. “Surat wasiat intinya korban merasa kecewa dan tidak dipedulikan oleh orang tua dan keluarganya,” sebutnya.




