AMBON, SENTRALTIMUR.COM – James Ricard Makalen, warga Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku tewas dimangsa buaya saat sedang mandi di sungai desa tersebut.
Jasad korban berusia 17 tahun itu ditemukan setelah aparat kepolisian dan TNI bersama warga melakukan penyisiran di sungai Desa Lurang pada Kamis (7/1/2026).
Kapolsek Wetar Iptu Giovani B.M Toffy mengatakan sehari sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan ke pamannya untuk mandi ke sungai usai memotong rumput di halaman rumah tetangganya, Selasa (6/1/2026).
“Usai berpamitan dari pamannya, korban pergi ke sungai untuk mandi sekira pukul 18.00 WIT,” kata Giovani kepada sentraltimur.com, Jumat (9/1/2026).
Tiba di tempat tujuan, siswa SMA Negeri 16 Maluku Barat Daya ini masuk ke dalam sungai untuk mandi. Saat itu, dua warga lainnya berada di sungai mencuci pakaian. “Saat sedang mandi, korban tiba-tiba diterkam seekor buaya yang membawa korban ke dasar sungai,” katanya.
Ketika korban diterkam buaya, kedua warga yang sedang berada di sungai bereaksi untuk menolong korban. Keduanya sempat mengejar korban, namun buaya yang memangsa korban dengan cepat menyeret tubuh mangsanya ke dasar sungai.
“Salah seorang saksi menuju desa dan memberitahukan warga untuk membantu mencari korban. Kejadian itu juga diumumkan ke masyarakat melalui pengeras suara di gereja,” ungkapnya.
Giovani mengungkapkan warga yang mengetahui kejadian itu ramai-ramai melakukan upaya pencarian di sungai tersebut. Tokoh adat dari desa Lurang dan Uhak melakukan upacara adat dan doa bersama untuk pencarian korban.
Sementara pemerintah desa Lurang dan Uhak berkoordinasi dengan sebuah perusahaan di wilayah itu meminta bantuan eksavator untuk pencarian korban. “Saya bersama anggota dan Pak Danramil Wetar bersama anggota serta masyarakat juga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu, namun hasilnya masih nihil,” ujarnya.
Korban akhirnya ditemukan malam harinya setelah alat berat milik perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk mengeruk sungai dan menutup jalur air sungai. “Setelah air sungai mulai surut korban bersama buaya ditemukan. Saat itu juga anggota Brimob menembaki buaya tersebut,” kata Giovani.




