banner 728x250

Pastikan Situasi Keamanan Tetap Kondusif, Gubernur Maluku Kunjungi Kailolo

GUBERNUR MALUKU
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath bersama rombongan mengunjungi Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (8/4/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath bersama rombongan mengunjungi Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (8/4/2025).

Kunjungan ini untuk memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap kondusif pasca insiden penganiayaan terhadap seorang pemuda Negeri Kailolo pada Jumat (4/4/2025).

Dalam kunjungan itu Hendrik dan Vanath menemui para tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama ingin memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.

“Amanah yang didapat tidak ada tujuan lain, sebagai pemimpin kita bukan cuma sebagai gubernur, tetapi juga orang tua bagi rakyat di Maluku. Kami sangat bertanggungjawab untuk semua keadaan yang terjadi di negeri raja-raja di Maluku,” terangnya.

Hendrik mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai program kerja untuk rakyat Maluku, namun yang terpenting adalah memastikan perdamaian, hubungan orang basudara, dan silaturahim di Maluku tetap terjaga.

“Kita hadir menunjukan bahwa kita serius, kita peduli, kita perhatikan dan kita tidak lalai, serta tidak menutup mata dan telinga. Kita datang di sini karena kita mencintai rakyat kita, kita mencintai negeri ini karena itu kita datang,” ujar ketua DPD Partai Gerindra Maluku ini.

Hendrik meminta masyarakat Negeri Kailolo untuk mempercayakan proses penyelesaian masalah yang terjadi kepada pemerintah dan aparat berwenang. Dia mendorong aparat berwenang untuk menyelesaikan masalah yang menimpa warga Kailolo agar dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kalau proses hukum tidak berjalan salahkan kami saja. Tetapi kita pastikan proses hukum berjalan, dan siapapun yang bersalah pasti akan diproses,” tegas Hendrik.

Sementara, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengimbau masyarakat tidak terhasut dan terprovokasi. Dia meminta persoalan yang ada diselesaikan secara hukum.

“Kita tidak mampu menjaga perdamaian ini sendiri, oleh sebab itu kita memohon semua rakyat Maluku untuk bersama-sama menjaga perdamaian ini, serta menyerahkan semua proses hukum berjalan, dan mudah-mudahan apa yang diharapkan oleh keluarga korban bisa tercapai,” ujarnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram