banner 728x250

Pelaku Penikaman Anggota Satpol PP Malteng Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Neneknya

SATPOL PP
Anggota Satpol PP Pemkab Malteng yang terluka menjalani perawatan medis. (Kanan) pelaku penikaman dibekuk Polres Malteng, Minggu (25/5/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Polres Maluku Tengah (Malteng) meringkus pria mabuk yang menusuk Muhamad Ali, anggota Satpol PP Malteng dengan obeng.

Pelaku bernama Rian Saputra Abdul Salam alias Rian itu ditangkap saat bersembunyi di rumah neneknya di kawasan Apui, Kota Masohi. “Pelakunya sudah kita amankan. Dia ditangkap di rumah neneknya di kawasan Apui,” kata Kasat Reskrim Polres Malteng AKP Rendie Renaldi kepada sentraltimur.com, Senin (26/5/2025).

Penangkapan terhadap Rian berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/39/V/2025/SPKT/Polres Maluku Tengah/ Polda Maluku tertanggal 25 Mei 2025.

Setelah dibekuk, Rian digelandang ke Polres Malteng untuk menjalani pemeriksaan. Usai menjalani pemeriksaan, pelaku ditetapkan sebagai sebagai tersangka dan ditahan. “Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah ditahan,” ujarnyaya.

Riendi menjelaskan insiden penikaman berawal saat tersangka bersama teman-temannya mengkonsumsi minuman keras jenis sopi di kawasan Apui, Minggu (25/5/2025) pukul 14.00 WIT.

Usai pesta miras, tersangka mendatangi terminal Binaya Masohi menggunakan sepeda motor pukul 18.00 WIT. “Tiba di terminal, tersangka menuju sebuah mobil di pangkalan dan masuk mobil tersebut,” kata Riendi.

Dari pengakuan tersangka, saat berada di dalam mobil, korban Muhamad Ali mendatangi tersangka dan terjadil adu mulut. “Saat adu mulut tersangka mendorong korban dan korban mengaku dipukui oleh tersangka di bagian belakang kepala kemudian korban melarikan diri menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.

Adapun dari pengakuan korban, tersangka awalnya melarang korban saat membantu istrinya membersihkan sampah di kawasan terminal Binaya. Keduanya terlibat cekcok dan tersangka mengancam menikam korban dengan obeng.

Diancam tersangka, korban menaiki sepeda motornya menuju kantor polisi untuk melaporkan tersangka. Namun naas, saat itu tersangka mengikuti dan menikam korban mengenai leher bagian belakang.

Dari keterangan tersangka, penusukan itu buntut dari pemukulan yang dilakukan korban terhadap tersangka. “Setelah menikam korban, tersangka kabur ke rumah neneknya,” kata Rendie.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram