LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mendorong percepatan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal pasca kebijakan efisiensi anggaran nasional.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah dengan menyerahkan sejumlah proposal lintas sektor kepada Anggota Komisi V DPR Saadiah Uluputty dan Anggota Komisi XI Anis Byarwati saat kunjungan kerja ke Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (3/1/2026).
Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun menyerahkan proposal pembangunan dari sejumlah OPD teknis, antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan, Dinas Perikanan, Bapelitbangda, serta Badan Keuangan Daerah.
Bupati memaparkan efisiensi anggaran tahun 2025–2026 berdampak signifikan terhadap kemampuan fiskal daerah dalam mengoptimalkan pembangunan berbagai sektor strategis. “Dalam situasi efisiensi ini, kami tidak pernah menyerah. Saya terus mendorong pimpinan OPD untuk tetap berinovasi dan bekerja maksimal membangun daerah, meskipun dengan keterbatasan anggaran. Yang besar dikurangi agar bisa cukup,” ujar Bupati Thaher.
Dia meminta dukungan konkret dari DPR untuk memperjuangkan proposal-proposal yang disampaikan, terutama pada sektor infrastruktur, perhubungan, perumahan, dan perikanan, termasuk dukungan tambahan anggaran dari pemerintah pusat.
Bupati turut menyoroti beban fiskal daerah yang meningkat akibat pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Meski keberadaan PPPK sangat mendukung jalannya pemerintahan, namun hal ini mengurangi alokasi anggaran pembangunan lainnya.
“PPPK sangat membantu, tetapi konsekuensinya anggaran pembangunan menjadi berkurang. Karena itu kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah pusat melalui DPR RI,” harap bupati. (RED)




