banner 728x250

Pemkab Maluku Tenggara Berhasil Turunkan Stunting

Turunkan Stunting
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berhasil menurunkan prevalensi stunting hingga mencapai 12,07 persen pada Mei 2026. Capaian tersebut berada di bawah target nasional sebesar 14,2 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, Muhsin Rahayaan mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor melalui berbagai intervensi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurut Muhsin pemerintah daerah mengutamakan pencegahan sejak dini untuk memastikan anak tidak mengalami gangguan pertumbuhan akibat masalah gizi. “Stunting tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada prosesnya, mulai dari berat badan tidak naik, gizi kurang hingga gizi buruk. Itu yang kami cegah,” ujar Muhsin di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (20/5/2026).

Baca juga :  Waspada Kabut Asap, Gubernur Maluku Terapkan WFH dan Sekolah Diliburkan

Ia menjelaskan, percepatan penurunan stunting dilakukan melalui sejumlah program, antara lain pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal, distribusi tablet tambah darah bagi remaja putri dan ibu hamil, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Pemkab Maluku Tenggara juga menetapkan tiga wilayah di Kei Besar sebagai lokus prioritas penanganan stunting pada 2026, yakni Ohoi Yam Timur, Banda Ely Rahan, dan Ohoi Mun.

Selain intervensi di bidang kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Saat ini, empat dapur MBG telah beroperasi di wilayah Kei Kecil dan ditargetkan berkembang menjadi 39 dapur pada 2026 untuk memperluas jangkauan hingga wilayah terpencil.

Baca juga :  Waspada Kabut Asap, Gubernur Maluku Terapkan WFH dan Sekolah Diliburkan

Muhsin mengatakan, program MBG tidak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. “Ini menjadi penguat upaya percepatan penurunan stunting di Maluku Tenggara,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab Maluku Tenggara juga mencatat capaian melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga Mei 2026, lebih dari 29 ribu warga atau sekitar 32 persen dari total penduduk telah memanfaatkan layanan tersebut.

Capaian itu menempatkan Kabupaten Maluku Tenggara sebagai daerah dengan realisasi Program CKG tertinggi di Provinsi Maluku.

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel