MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa melanjutkan kunjungan kerja dengan menyambangi kecamatan Leihitu Barat.
Di Leihitu Barat, Rakib melakukan pertemuan dengan aparatur pemerintah dan komponen masyarakat di Negeri Wakasihu, Jumat (22/9/2023).
Tiba di Wakasihu, rombongan Pj Bupati disambut tari-tarian dan ratusan warga. “Kita berkumpul hari ini untuk kunjungan kerja di Kecamatan Lehitu Barat, tepatnya di Negeri Wakasihu. Sungguh sangat luar biasa sambutanya,” sanjung Rakib.
Menurutnya banyak warga Malteng, khususnya Leihitu Barat, hidup dalam kondisi pas-pasan atau miskin dan miskin ekstrem.
”Oleh karena itu, salah satu program prioritas kami adalah, menyantuni kaum duhafa, anak yatim piatu, anak yatim piatu dibawah 18 tahun dan orang tua di atas 70 tahun. Saya sudah bicarakan dengan kepala pemerintah negeri, bapak Camat segera cepat laksanakan. Kita sharing anggaran dari Pemda, dan pemerintah negeri dan desa. Kita minta anggaran dari Baznas. Siapa yang tergolong sebagaimana dijelaskan kita akan bantu dan santuni,” katanya.
Rakib menyampaikan perlu dinaikkan insentif raja, kades dan staf serta aparatur lainya agar bekerja melayani dan membantu warga yang membutuhkan. ”Kita harus berpihak kepada masyarakat. Selama ini, ibu-ibu mengeluh bahan pokok semua naik. Bapa raja punya gaji seng cukup layani masyarakat,” ujarnya.
Semua yang dilakukan atas perintah negara dan agama, mengharuskan memperhatikan anak yatim piatu dan warga yang membutuhkan. “Itu semua ada di Alkitab dan Alquran. Katong jangan tergolong orang mendustakan agama. Bapak raja dan Camat komitmen laksanakan amanah itu,” ingatnya.
Perintah kedua adalah, ibu-ibu hamil dan balita dalam kondisi gizi buruk atau kondisi kesehatan tidak bagus, mesti diperhatikan dan dicari solusi penyelesaian.
Ketua TP-PKK Provinsi Maluku, perintah potong pele stunting. “Kita hadir karena ada gerakan bersama potong pele stunting. Ini sudah kita instruksikan melalui pembentukan tim kabupaten kemudian memerintahkan untuk setiap desa melalui Camat menjadwalkan posyandu, dengan jadwal tepat dan pelaksanaan tepat waktu sehingga jadi posyandu selalu aktif,” tandasnya.




