banner 728x250

PLN Maluku Kerahkan 1.597 Personel, Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Nataru

  • Bagikan
PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara menyiagakan 1.597 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Maluku dan Maluku Utara. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) siap menjaga keandalan pasokan listrik perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Maluku dan Maluku Utara.

Untuk menjaga kelistrikan di dua provinsi itu tetap normal, PLN akan menyiagakan sebanyak 1.597 personel.

General Manager PLN UIW Maluku-Maluku Utara, Awat Tuhuloula mengatakan ribuan personel yang tergabung dalam Tim Siaga Nataru 2023 mulai disiagakan pada 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023.

“Sesuai arahan Dirut PLN diharapkan tidak ada satu pun kegiatan ibadah yang terganggu pelayanan kelistrikannya. Tidak ada satu pun gereja, rumah sakit, fasilitas umum, pusat-pusat kegiatan yang terganggu pasokan listriknya selama perayaan nataru. Dan itu juga menjadi prioritas kami,” kata Awat di Ambon, Selasa (20/12/2022).

Terdapat 38 titik pengamanan Nataru tersebar di Maluku sebanyak 24 titik dan Maluku Utara 14 titik. Puluhan titik itu akan menjadi fokus pengamanan khususnya rumah ibadah. “Sebagai bentuk pengamanan pasokan kelistrikan juga kami menyiagakan 5 unit Uninterrutible Power Supply (UPS), 29 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 32 unit genset,” katanya.

Menurutnya kondisi kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara saat ini memiliki 111 sistem isolated dengan total Daya Mampu sebesar 322,59 Mega Watt (MW) dan beban puncak sebesar 227,53 MW sehingga terdapat cadangan daya mencapai 95,05 MW. Tersebar di Maluku sebanyak 64 sistem dan Maluku Utara 46 sistem.

Beban Puncak

Dia merinci untuk sistem kelistrikan Ambon saat ini memiliki daya mampu sebesar 77,85 MW dengan beban puncak 55,61 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 22,24 MW. Sedangkan untuk sistem kelistrikan Ternate-Tidore memiliki daya mampu sebesar 54,92 MW dengan beban puncak 38,82 MW, sehingga terdapat cadangan daya 16,10 MW.

  • Bagikan