banner 728x250

Polisi dan Warga Tamilouw Bentrok, Belasan Orang Terluka

  • Bagikan
Lima Warga
Anggota polisi disiagakan di desa Tamilouw kecamatan Amahai, kabupaten Maluku Tengah saat terjadi bentrokan, Selasa (7/12/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Aparat Polres Maluku Tengah dan warga Desa Tamilouw, Kecamatan Amahai terlibat bentrok, Selasa (7/12/2021) sekitar pukul 05.30 WIT.

Bentrokan dipicu penggerebekan dan penangkapan terhadap sejumlah warga Tamilouw yang menjadi target polisi. Penangkapan melibatkan personel Polres Maluku Tengah dan Brimob bersenjata lengkap. Warga yang menolak tindakan polisi terlibat pertikaian. Ketika bentrokan pecah suasana desa Tamilouw benar-benar mencekam. Polisi melepaskan gas air mata dan menembakan peluru karet ke arah warga.

Dalam bentrokan itu sejumlah warga Desa Tamilouw terluka akibat terkena peluru karet. Sementara tujuh anggota Polres Maluku Tengah juga mengalami luka-luka dipukul warga dengan batu.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Roem Ohoirat menuturkan bentrok antara polisi dan warga itu bermula dari penangkapan belasan warga Desa Tamilouw yang terlibat dalam sejumlah kasus perusakan. Yaitu perusakan tanaman warga Desa Sepa dan pembakaran kantor desa Tamilouw.

Namun upaya penangkapan itu mendapat perlawanan warga Tamilouw. Tim Polres Maluku Tengah yang mendatangi desa tersebut untuk melakukan penangkapan di pimpin Kapolres Maluku Tengah AKBP Rosita Umasugi.

“Hari ini sekitar pukul 6 pagi tim dari Polres Maluku Tengah melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku perusakan tanaman warga Sepa dan pembakaran kantor desa Tamilow. Namun saat penangkapan di hadang oleh warga,” kata Roem.

Banyaknya massa yang emosi dan menyerang polisi, terpaksa polisi menembakan gas air mata. Warga yang semakin beringas memaksa polisi menembakan peluru karet ke arah warga. “Semuanya peluru karet karena sebelum berangkat semuanya sudah diperiksa,” katanya.

Akibat bentrokan itu sejumlah anggota polisi dan beberapa orang warga terluka. Warga yang terluka terkena tembakan peluru karet. Sedangkan anggota polisi mengalami luka-luka karena pukuli dengan batu.

  • Bagikan