banner 728x250

Puluhan Rumah di Dua Desa Waesama Rusak Diterjang Puting Beliung

  • Bagikan
Puluhan Rumah
Puluhan rumah warga di pesisir pantai desa Waesili, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan rusak diterjang gelombang tinggi dan abrasi, Selasa (7/9/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hujan disertai angin puting beliung menerjang dua desa di kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan. Akibatnya puluhan rumah di desa Waetaba dan Waisisil rusak parah bahkan ada yang roboh, Selasa (7/9/2021).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buru Selatan menyebutkan, sedikitnya lima rumah milik warga di desa Waetaba roboh akibat terjangan angin puting beliung sekira pukul 13.00 WIT.

BACA JUGA:

Yayasan Ammirul Ummah Salurkan 20.000 Al-Quran untuk Maluku – sentraltimur.com

PT Waskita Karya Raih Kontrak Rp460 Miliar, Tangani Banjir Rob – kliktimes.com

Begitupun di Desa Waisisil belasan rumah rusak. Total rumah warga yang rusak di dua desa itu berjumlah 20 unit akibat terjangan angin puting beliung dan abrasi gelombang laut pada pukul 16.00 WIT.

“Iya benar, kejadiaan di dua desa tersebut,” kata Kepala BPBD Kabupaten Buru Selatan, Awad Mahulauw.

Upaya tanggap darurat oleh BPBD terhambat tinggi gelombang. “Kami akan menindaklanjuti secepatnya. Saya sudah perintahkan staf untuk mengecek, dan benar informasi tersebut. Besok kita ke lokasi dan akan menindaklanjuti persoalan ini,” ujarnya.

Warga yang rumahnya rusak sementara mengungsi di rumah-rumah tetangga dan kerabat mereka. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu.

Lima rumah warga Desa Waeteba yang rusak akibat angin puting beliung milik Samer Go, Recap Ely, Efendy Rumbia, Lapinanda Tomia dan Ajo Buton.

Sementara di Desa Waisisil belum terdata jumlah pemukiman warga terdampak bencana tersebut. (DNI)

  • Bagikan