banner 728x250

Ragnar Oratmangun, Pemain Keturunan Maluku Bidikan Timnas Garuda

Pemain Keturunan
Ragnar Oratmangun, pemain keturunan Maluku yang menjadi incaran Timnas Indonesia. (FOTO: INSTAGRAM/ORATMANGOEN)
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Satu lagi pemain keturunan Maluku masuk bidikan tim nasional Indonesia. Adalah Ragnar Oratmangoen, pemain berdarah Indonesia – Belanda.

Ragnar menjadi incaran pelatih timnas Garuda, Shin Tae Yong. Namanya disebut sebagai pengganti pemain Indonesia – Belanda lainnya, yakni Kevin Diks yang belum merespons tawaran PSSI hingga saat ini.

BACA JUGA:

Mendagri Beri Lampu Hijau Tahan Tukin ASN Tolak Vaksinasi – sentraltimur.com

Melawan Global Warming dengan Sedekah Pohon – kliktimes.com

Kabar ini diumumkan oleh anggota Exco PSSI Hasani Abdulgani melalui unggahan di akun Instagram-nya.

“Pemain keturunan: Karena posisi Kevin Diks dianggap sama dengan Sandy Walsh. Akhirnya Coach Shin Tae Yong menukar Diks dengan Ragnar Oratmangun,” tulis Hasani.

Sementara itu, Ragnar yang lahir di Kota Oss, Belanda pada 21 Januari 1998 mendapatkan darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Tanimbar, Maluku.

Perjalanan karier Ragnar dimulai dengan menimba ilmu bersama tim muda Top Oss, lalu bergabung dengan tim NEC Nijmegen U-21.

Dia berlatih bersama NEC sejak 2016, namun gagal mencapai tim utama klub yang saat ini bermain di level teratas Liga Belanda.

Permainannya semakin terasah setelah dipinjamkan ke Top Oss pada 2018. Sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Cambuur SC yang bermain di level kedua pada 2019.

Bersama Cambuur SC, pemain yang andal di posisi winger maupun gelandang serang ini sukses mencetak 13 gol dan 6 assist dari 50 pertandingan.

Performanya pun dilirik oleh Go Ahead Eagles yang bermain di levet teratas Liga Belanda pada 2021. Bersama Eagles, Ragnar telah menyumbang 2 assist dari 17 penampilannya.

Kemampuan Ragnar yang bisa memainkan beberapa posisi dengan baik tentu bisa menjadi senjata rahasia bagi Shin Tae Yong yang kaya akan strategi. (GPC/RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram