<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SUNGAI &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<atom:link href="https://sentraltimur.com/tag/sungai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<description>Berita Terkini Aktual, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2026 14:38:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2022/04/cropped-Sentraltimur-1-100x75.png</url>
	<title>SUNGAI &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ngeri! Mandi di Sungai, Siswa SMA MBD Tewas Dimangsa Buaya</title>
		<link>https://sentraltimur.com/ngeri-mandi-di-sungai-siswa-sma-mbd-tewas-dimangsa-buaya/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/ngeri-mandi-di-sungai-siswa-sma-mbd-tewas-dimangsa-buaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 14:38:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BUAYA]]></category>
		<category><![CDATA[MBD]]></category>
		<category><![CDATA[SISWA]]></category>
		<category><![CDATA[SMA]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31489</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; James Ricard Makalen, warga Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/ngeri-mandi-di-sungai-siswa-sma-mbd-tewas-dimangsa-buaya/">Ngeri! Mandi di Sungai, Siswa SMA MBD Tewas Dimangsa Buaya</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; James Ricard Makalen, warga Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku tewas dimangsa buaya saat sedang mandi di sungai desa tersebut.</p>
<p>Jasad korban berusia 17 tahun itu ditemukan setelah aparat kepolisian dan TNI bersama warga melakukan penyisiran di sungai Desa Lurang pada Kamis (7/1/2026).</p>
<p>Kapolsek Wetar Iptu Giovani B.M Toffy mengatakan sehari sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan ke pamannya untuk mandi ke sungai usai memotong rumput di halaman rumah tetangganya, Selasa (6/1/2026).</p>
<p>“Usai berpamitan dari pamannya, korban pergi ke sungai untuk mandi sekira pukul 18.00 WIT,” kata Giovani kepada <strong>sentraltimur.com</strong>, Jumat (9/1/2026).</p>
<p>Tiba di tempat tujuan, siswa SMA Negeri 16 Maluku Barat Daya ini masuk ke dalam sungai untuk mandi. Saat itu, dua warga lainnya berada di sungai mencuci pakaian. “Saat sedang mandi, korban tiba-tiba diterkam seekor buaya yang membawa korban ke dasar sungai,” katanya.</p>
<p>Ketika korban diterkam buaya, kedua warga yang sedang berada di sungai bereaksi untuk menolong korban. Keduanya sempat mengejar korban, namun buaya yang memangsa korban dengan cepat menyeret tubuh mangsanya ke dasar sungai.</p>
<p>“Salah seorang saksi menuju desa dan memberitahukan warga untuk membantu mencari korban. Kejadian itu juga diumumkan ke masyarakat melalui pengeras suara di gereja,” ungkapnya.</p>
<p>Giovani mengungkapkan warga yang mengetahui kejadian itu ramai-ramai melakukan upaya pencarian di sungai tersebut. Tokoh adat dari desa Lurang dan Uhak melakukan upacara adat dan doa bersama untuk pencarian korban.</p>
<p>Sementara pemerintah desa Lurang dan Uhak berkoordinasi dengan sebuah perusahaan di wilayah itu meminta bantuan eksavator untuk pencarian korban. “Saya bersama anggota dan Pak Danramil Wetar bersama anggota serta masyarakat juga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu, namun hasilnya masih nihil,” ujarnya.</p>
<p>Korban akhirnya ditemukan malam harinya setelah alat berat milik perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk mengeruk sungai dan menutup jalur air sungai. “Setelah air sungai mulai surut korban bersama buaya ditemukan. Saat itu juga anggota Brimob menembaki buaya tersebut,” kata Giovani.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/ngeri-mandi-di-sungai-siswa-sma-mbd-tewas-dimangsa-buaya/">Ngeri! Mandi di Sungai, Siswa SMA MBD Tewas Dimangsa Buaya</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/ngeri-mandi-di-sungai-siswa-sma-mbd-tewas-dimangsa-buaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Nekat Bocah di Ambon Terjun ke Sungai Saat Banjir Viral</title>
		<link>https://sentraltimur.com/aksi-nekat-bocah-di-ambon-terjun-ke-sungai-saat-banjir-viral/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/aksi-nekat-bocah-di-ambon-terjun-ke-sungai-saat-banjir-viral/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 05:26:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=27376</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Aksi nekat sejumlah bocah di kawasan Passo, kecamatan Baguala, Kota Ambon bermain...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/aksi-nekat-bocah-di-ambon-terjun-ke-sungai-saat-banjir-viral/">Aksi Nekat Bocah di Ambon Terjun ke Sungai Saat Banjir Viral</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Aksi nekat sejumlah bocah di kawasan Passo, kecamatan Baguala, Kota Ambon bermain di sungai saat banjir mengejutkan warga.</p>
<p>Aksi tak biasa itu dilakukan para bocah saat banjir terjadi di sungai Wayori menyusul hujan deras mengguyur Kota Ambon dan sekitarnya, Sabtu (21/6/2025). Aliran sungai yang deras tidak menciutkan nyali bocah-bocah. Aksi mereka terekam warga dan disebar ke jejaring media sosial hingga viral.</p>
<p>Dalam video yang dilihat <strong>sentraltimur.com</strong>, tampak sekitar delapan orang bocah termasuk seorang bocah perempuan nekat bermain di aliran sungai yang sedang banjir menggunakan ban dalam mobil bekas.</p>
<p>Bukannya takut, mereka terihat sangat gembira, padahal sangat berisiko mengancam keselamatan. Mereka beraksi layaknya atlet arum jeram.</p>
<p>Rekaman video amatir warga berdurasi 31 detik itu para bocah menikmati situasi tersebut. Mereka hanyut terbawa luapan air sungai akibat banjir sambil tersenyum dan tertawa.</p>
<p>Sejumlah warga yang mmenyaksikan kejadian itu dari bantaran sungai tampak panik dan terheran-heran atas aksi para bocah pemberani tersebut. “Woe…. kamorang (kalian) memang anak-anak paling sadis. Banjir begitu kuat tapi anak-anak ini paling berani,” kata salah seorang warga dalam video tersebut.</p>
<p>Warga juga terheran-heran dengan sosok seorang bocah perempuan yang ikut bermain di sungai tersebut layaknya orang dewasa yang sedang melewati setiap tantangan dalam atraksi arum jeram. “Perempuan itu, dia punya gaya paling santai,” puji warga keheranan.</p>
<p>Kapolsek Baguala Iptu Michael Alfons yang dihubungi terkait video viral tersebut membenarkan aksi nekat sejumlah bocah itu terjadi di sungai Wayori, Negeri Passo saat sedang banjir di Sungai, Sabtu (21/6/2025). “Betul itu kejadiannya di Passo,” katanya.</p>
<p>Dia telah memerintahkan anggotanya untuk mengecek langsung kejadian menghebohkan itu. “Anggota Babinkantibmas sudah ketemu Pak RT di sana dan sudah memberikan imbauan kepada anak-anak itu, pak RT juga memberikan imbauan” kata Alfons.</p>
<p>Menerjang sungai yang sedang meluap telah menjadi kebiasaan warga di kawasan tersebut setiap musim hujan. “Kata Pak RT itu sudah menjadi kebiasaan saat volume air di  sungai naik, bukan hanya anak-anak tapi juga remaja dan orang dewasa sering begitu. Anak-anak sudah dikumpulkan dan diberikan pemahaman agar tidak lagi seperti itu” katanya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/aksi-nekat-bocah-di-ambon-terjun-ke-sungai-saat-banjir-viral/">Aksi Nekat Bocah di Ambon Terjun ke Sungai Saat Banjir Viral</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/aksi-nekat-bocah-di-ambon-terjun-ke-sungai-saat-banjir-viral/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasihan, Bocah 6 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai</title>
		<link>https://sentraltimur.com/kasihan-bocah-6-tahun-hilang-terseret-arus-sungai/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/kasihan-bocah-6-tahun-hilang-terseret-arus-sungai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 14:10:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[BOCAH HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[MUSTARI]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<category><![CDATA[TERSERET ARUS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=14862</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Seorang bocah berusia enam tahun di kota Ambon hilang setelah terjatuh di...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/kasihan-bocah-6-tahun-hilang-terseret-arus-sungai/">Kasihan, Bocah 6 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Seorang bocah berusia enam tahun di kota Ambon hilang setelah terjatuh di selokan dan terbawa arus sungai.</p>



<p>Korban bernama Fairus Rabani menetap di Air Kuning, desa Batu Merah, kecamatan Sirimau. Dia hilang terseret arus sungai saat hujan deras mengguyur kota Ambon Selasa (18/10/2022) sore.</p>



<p>&#8220;Iya, ada seorang anak berusia enam tahun yang hilang di sungai,&#8221; kata Sekretaris Negeri (desa) Batu Merah, Arlis Lisaholet, Rabu (19/10/2022).</p>



<p>Warga yang mengetahui kejadian itu melakukan pencarian namun korban belum ditemukan. &#8220;Sempat dicari warga tapi belum ditemukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepala Basarnas Ambon Mustari mengatakan setelah mendapatkan laporan kejadian itu, satu regu penyelamat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.</p>



<p>Pencarian korban juga melibatkan tim SAR gabungan dari Polsek Sirimau, BPBD, Tagana, PMI, dan petugas Damkar kota Ambon. &#8220;Melibatkan sekitar 100 personel dari tim SAR gabungan dan warga setempat. Pencarian dimulai sekira pukul 19.30 WIT,&#8221; kata Mustari.</p>



<p>Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang sungai Air Kuning, namun korban tidak juga ditemukan. &#8220;Penyisiran dilakukan hingga pukul 01.00 WIT, dini hari tapi korban belum ditemukan,&#8221; ujarnya.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/kasihan-bocah-6-tahun-hilang-terseret-arus-sungai/">Kasihan, Bocah 6 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/kasihan-bocah-6-tahun-hilang-terseret-arus-sungai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Bocah Naruto Dihentikan Setelah Tim SAR 7 Hari Sisir Sungai dan Laut</title>
		<link>https://sentraltimur.com/pencarian-bocah-naruto-dihentikan-setelah-tim-sar-7-hari-sisir-sungai-dan-laut/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/pencarian-bocah-naruto-dihentikan-setelah-tim-sar-7-hari-sisir-sungai-dan-laut/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 12:24:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[NARUTO]]></category>
		<category><![CDATA[PENCARIAN]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<category><![CDATA[TERSERET ARUS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=6275</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tim SAR resmi menutup operasi pencarian Askar Malik alias Naruto, bocah berusia...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/pencarian-bocah-naruto-dihentikan-setelah-tim-sar-7-hari-sisir-sungai-dan-laut/">Pencarian Bocah Naruto Dihentikan Setelah Tim SAR 7 Hari Sisir Sungai dan Laut</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tim SAR resmi menutup operasi pencarian Askar Malik alias Naruto, bocah berusia enam tahun.</p>



<p>Naruto hilang terseret air sungai di kawasan Air Kuning, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon pada Kamis 23 September 2021.</p>



<p>Penutupan operasi pencarian setelah tujuh hari lamanya, Kantor Basarnas Ambon mengerahkan tim menyisir lokasi tempat korban hanyut dan sungai Batu Merah hingga perairan Teluk Ambon, namun tidak juga menemukan korban.</p>



<p><strong>BACA JUGA:</strong></p>



<p><a href="https://sentraltimur.com/sambut-hut-tni-ke-76-kodam-xvi-pattimura-gelar-donor-darah/">Sambut HUT TNI ke-76, Kodam XVI Pattimura Gelar Donor Darah &#8211; sentraltimur.com</a></p>



<p><a href="https://kliktimes.com/daerah/dana-pen-untuk-tanggulangi-dampak-covid-19-ayo-awasi/" target="_blank" rel="noopener">Dana PEN untuk Tanggulangi Dampak COVID-19, Ayo Awasi &#8211; kliktimes.com</a></p>



<p>“Operasi pencarian (Naruto) sudah ditutup,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Mustari kepada <strong>sentraltimur.com</strong>, Kamis (30/9/2021).</p>



<p>Meski telah menghentikan pencarian, namun tim SAR bisa kembali membuka operasi pencarian jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>Setelah menutup operasi pencarian bocah itu, Basarnas Ambon hanya akan melakukan pemantauan. “Kita lakukan pemantauan, kalau ada tanda-tanda kita cari lagi,” ujar Mustari.</p>



<p>Pencarian Naruto juga melibatkan keluarga dan warga Batu Merah dan Air Kuning. Bahkan sejumlah mahasiswa Universitas Pattimura Ambon juga terlibat dalam misi pencarian korban. Sayang, meski telah menyusuri sungai hingga pantai, pencarian belum menemukan korban.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-tak-ingin-terulang-ini-pesan-walikota-ambon">Tak Ingin Terulang, Ini Pesan Walikota Ambon</h2>



<p>Tak ingin kasus yang menimpa Askar Malik alias Naruto terulang, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meminta orangtua untuk terus mengawasi anak-anak agar tidak bermain di lokasi yang membahayakan seperti di bantaran sungai.</p>



<p>Richard mengaku ikut prihatin atas kejadian hilangnya bocah tersebut. Karena itu ia meminta kepada para orangtua untuk memperhatikan anak-anak mereka saat musim hujan.</p>



<p>“Peristiwa itu menjadi keprihatinan saya, sekaligus menjadi warning bagi kita semua di Kota Ambon,” kata Richard, Rabu (29/9/2021).</p>



<p>Richard katakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Basarnas serta BPBD dalam upaya pencarian korban hilang. Ia pun meminta doa dari seluruh warga Kota Ambon agar upaya pencarian dapat menemukan Naruto. “Mari kita doakan mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan,” katanya. (MMS)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/pencarian-bocah-naruto-dihentikan-setelah-tim-sar-7-hari-sisir-sungai-dan-laut/">Pencarian Bocah Naruto Dihentikan Setelah Tim SAR 7 Hari Sisir Sungai dan Laut</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/pencarian-bocah-naruto-dihentikan-setelah-tim-sar-7-hari-sisir-sungai-dan-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiga Hari Sisir Sungai, Bocah Terserat Banjir di Ahuru Belum Ditemukan</title>
		<link>https://sentraltimur.com/tiga-hari-sisir-sungai-bocah-terserat-banjir-di-ahuru-belum-ditemukan/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/tiga-hari-sisir-sungai-bocah-terserat-banjir-di-ahuru-belum-ditemukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 13:05:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[MALUKU]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=6052</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tiga hari operasi pencarian, Askar Malik, bocah berusia enam tahun yang hilang...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/tiga-hari-sisir-sungai-bocah-terserat-banjir-di-ahuru-belum-ditemukan/">Tiga Hari Sisir Sungai, Bocah Terserat Banjir di Ahuru Belum Ditemukan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tiga hari operasi pencarian, Askar Malik, bocah berusia enam tahun yang hilang terseret arus sungai di kawasan Ahuru, Desa Batu Merah, Ambon belum juga membuahkan hasil. </p>



<p>Hingga hari ketiga pencarian oleh tim SAR, Naruto sapaan korban, belum juga ditemukan. Tim SAR Ambon telah melakukan operasi pencarian sejak bocah terseret banjir di sungai pada Kamis (23/9/2021).</p>



<p>Selain tim SAR, warga setempat juga ikut melakukan pencarian dengan menyisir bantaran sungai Batu Merah hingga ke pantai Mardika.</p>



<p>“Sampai hari ketiga ini masih pencarian. Tim menyisir sepanjang sungai dan di muara sungai hingga ke pantai,&#8221; kata Kepala Basarnas Ambon, Mustari kepada <strong>sentraltimur.com</strong>, Sabtu (25/9/2021).</p>



<p><strong>BACA JUGA:</strong></p>



<p><a href="https://sentraltimur.com/mendikbudristek-nadiem-100-ribu-guru-honorer-segera-diangkat-jadi-pppk/">Mendikbudristek Nadiem: 100 Ribu Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PPPK &#8211; sentraltimur.com</a></p>



<p><a href="https://kliktimes.com/headline/prodem-sebut-sentul-city-arogan-bermodal-sippt-bermasalah/" target="_blank" rel="noopener">ProDem Sebut Sentul City Arogan, Bermodal SIPPT Bermasalah &#8211; kliktimes.com</a></p>



<p>Tiga hari operasi tersebut, tim SAR mengerahkan sebanyak 10 orang anggotanya. Mereka menyusuri sungai di Ahuru hingga Batu Merah untuk mencari keberadaan Naruto</p>



<p>Ketua RT 6 Desa Batu Merah, Ridwan Latarissa mengatakan, warga setempat ikut membantu proses pencarian korban dengan menyusuri sungai tersebut, namun belum ada tanda-tanda keberadaan korban.</p>



<p>Ia mengatakan warga ikut membantu pencarian korban atas instrusksi pemerintah negeri Batu Merah.</p>



<p>“Pemerintah negeri Batu Merah instruksikan kami melakukan pencarian, sehingga RT dan RW meminta warganya ikut mencari,” ujar Ridwan.</p>



<p>Sementara itu, ibu korban, Santi Taha mengaku hingga masih terus menunggu keberadaan anaknya.</p>



<p>“Saya masih terus menunggu anak saya, mudah-mudahan masih bisa ditemukan oleh tim SAR dan warga yang melakukan pencarian,” kata Santi.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-sisiri-sungai">Sisiri Sungai</h2>



<p>Sebelumnya, hujan deras di Kota Ambon beberapa hari terakhir memakan korban. Dua bocah di Ahuru, Kota Ambon terseret banjir di sungai yang meluap saat hujan deras mengguyur Kota Ambon, Kamis sore (23/9/2021).</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/tiga-hari-sisir-sungai-bocah-terserat-banjir-di-ahuru-belum-ditemukan/">Tiga Hari Sisir Sungai, Bocah Terserat Banjir di Ahuru Belum Ditemukan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/tiga-hari-sisir-sungai-bocah-terserat-banjir-di-ahuru-belum-ditemukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Bocah di Ambon Terseret Banjir di Sungai, Satu Masih Hilang</title>
		<link>https://sentraltimur.com/dua-bocah-di-ambon-terseret-banjir-di-sungai-satu-masih-hilang/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/dua-bocah-di-ambon-terseret-banjir-di-sungai-satu-masih-hilang/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 12:48:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[BANJIR]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[MALUKU]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[SUNGAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=5999</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hujan deras di Kota Ambon beberapa hari terakhir memakan korban. Dua bocah...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/dua-bocah-di-ambon-terseret-banjir-di-sungai-satu-masih-hilang/">Dua Bocah di Ambon Terseret Banjir di Sungai, Satu Masih Hilang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hujan deras di Kota Ambon beberapa hari terakhir memakan korban.</p>



<p>Dua bocah di Ahuru, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau Ambon terseret banjir di sungai yang meluap saat hujan deras mengguyur Kota Ambon, Kamis sore (23/9/2021).</p>



<p>Kedua bocah yang hanyut terseret banjir itu bernama Askar Malik, berusia enam tahun dan Hasyim. Saat kejadian kedua bocah sedang bermain di bibir sungai di lokasi berbeda di kawasan Ahuru.</p>



<p></p>



<p>Beruntung bagi Hasyim berhasil selamat setelah terjatuh di sungai. Samsul, warga setempat menuturkan, salah satu korban bernama Hasyim telah ditemukan selamat dan satu korban lagi hilang bernama Askar Malik masih dalam pencarian.</p>



<p>“Warga sudah menemukan satu korban bernama Hasyim,” kata Samsul kepada <strong>sentraltimur.com, </strong>Kamis malam.</p>



<p><strong>BACA JUGA: </strong></p>



<p><a href="https://sentraltimur.com/ambon-uji-coba-ptm-pembatasan-siswa-50-persen/">Ambon Uji Coba PTM, Pembatasan Siswa 50 Persen &#8211; sentraltimur.com</a></p>



<p><a href="https://kliktimes.com/lifestyle/ini-lima-modus-penipuan-online-waspadalah-waspadalah/" target="_blank" rel="noopener">Ini Lima Modus Penipuan Online, Waspadalah..Waspadalah.. &#8211; kliktimes.com</a></p>



<p></p>



<p>Hasyim terseret banjir sekira pukul 17.00 WIT. Korban selamat setelah sempat berpegangan di potongan besi di tepi sungai. Setelah setengah jam bertahan, keluarga dan kerabat korban serta warga yang melakukan pencarian menemukan korban dan langsung menolongnya. </p>



<p>“Tadi cari agak lama juga, tapi Alhamdulillah sudah ketemu,” ujarnya.</p>



<p>Sedangkan Askar Malik terseret arus sungai di kawasan THR II, Ahuru. Warga setempat masih mencari keberadaan korban. “Yang satu korban itu masih dalam pencarian,” ujarnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-satu-bocah-dalam-pencarian">Satu Bocah Dalam Pencarian</h2>



<p>Warga setempat yang melihat Askar Malik terseret arus sungai mencoba menolongnya, tapi sia-sia. Korban terseret arus sungai hingga ke kampung Rinjani kawasan Ahuru. Warga melaporkan kejadian itu kepada keluarga korban dan bergerak melakukan pencarian hingga malam hari.</p>



<p>Membantu pencarian korban, anggota tim SAR dari kantor Basarnas Ambon telah tiba di lokasi kejadian.</p>



<p>Kepala Siaga Harian Kantor Basarnas Ambon, Makmun Murad mengatakan setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya mengerahkan tim ke Ahuru mencari korban hilang. “Kami menerima info sekira pukul 18.20 WIT  dan setelah persiapan perlengkapan tim menuju ke lokasi,” ujarnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/dua-bocah-di-ambon-terseret-banjir-di-sungai-satu-masih-hilang/">Dua Bocah di Ambon Terseret Banjir di Sungai, Satu Masih Hilang</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/dua-bocah-di-ambon-terseret-banjir-di-sungai-satu-masih-hilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
