banner 728x250

Tak Ramah Lingkungan, Warga Ambon Demo Pembangunan Bendungan

  • Bagikan
PEMBANGUNAN LINGKUNGAN
Warga dan pelajar menggelar aksi protes pembangunan bendungan di kawasan Ahuru, kota Ambon yang tak ramah lingkungan, Sabtu (1/10/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pembangunan bendungan di kawasan Ahuru, kecamatan Sirimau, kota Ambon dinilai tak ramah lingkungan.

Warga Ahuru pun menggelar aksi protes pada Sabtu (1/10/2022). Perusahaan jasa konstruksi itu membangunan bendungan di kampung Rinjani, kawasan Ahuru.

Pembangunan oleh PT Jaya Konstruksi dianggap tidak ramah lingkungan, menyebabkan pencemaran udara yang mengganggu aktivitas warga.

Kepala Pemuda Ahuru, Syahril Ramadhan Hunsouw mengatakan aksi demo warga bersama sejumlah pelajar karena sudah tidak tahan lagi dengan polusi udara yang terjadi akibat aktivitas pembangunan bendungan di pemukiman warga.

Tidak hanya warga setempat, pengendara kendaraan bermotor yang melintas juga terganggu.

Bukan hanya polusi udara. Ruas jalan raya di kawasan itu becek dipenuhi campuran semen. Kondisi terparah tepat di lokasi truk mixer (mobil molen)  melakukan aktivitas. Tumpahan campuran semen dari truk meluber ke jalan raya.

“Semua orang yang melintas di sini sangat terganggu dengan pencemaran udara yang terjadi akibat aktivitas pembangunan bendungan ini,” kata Syahril kepada sentraltimur.com.

Warga protes pembangunan bendungan di pemukiman sangat tidak ramah lingkungan sehingga warga sangat dirugikan.

Kondisi semakin diperparah lantaran truk-truk proyek yang mengangkut material pembangunan bendungan selalu masuk keluar area permukiman warga dan menyebabkan pencemaran udara semakin tidak terkendali.

  • Bagikan