banner 728x250

Waduh! Anggota DPRD Buru Nyaris Adu Jotos saat Rapat

  • Bagikan
Dua anggota DPRD Buru nyaris adu jotos saat rapat DPRD Buru dengan tim anggaran pemerintah daerah, Sabtu (14/8/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

NAMLEA, SENTRALTIMUR.COM – Setelah kericuhan di sidang paripurna DPRD kabupaten Maluku Tengah, Kamis (12/8/2021), kini kegaduhan terjadi di DPRD kabupaten Buru.

Sesama anggota DPRD Buru nyaris adu jotos saat rapat DPRD Buru dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), Sabtu (14/8/2021).

Maser Salasiwa dari fraksi PPP nyaris baku hantam dengan Arifin Latbual, fraksi PDIP. Kericuhan dipicu pro dan kontra rapat DPRD dengan TPAD kabupaten Buru digelar terbuka atau tertutup.

Agenda rapat membahas kekosongan anggaran di kas daerah dan hak 4.026 PNS dan 2000-an pegawai tidak tetap (PTT) di kabupaten Buru yang gajinya belum dibayarkan.

Rapat berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Buru, sekitar pukul 14.45 WIT.  

Ketegangan muncul ketika ketua fraksi PPP/Perjuangan, Bambang Langlang Buana, Rustam Fadli Tukuboya, dan Jhon Lehalima dari Fraksi Bupolo meminta pempinan DPRD rapat digelar terbuka dan meminta wartawan meliput jalannya rapat tersebut.

Namun ditolak oleh Maser Salasiwa, politisi PPP. Menurut tidak ada gunanya rapat diliput wartawan.

“Untuk apa media masuk liput, dan rapat persoalan rakyat yang sudah berlangsung kemarin semuanya omong kosong,” kata Maser sambil membanting mikrofon dari atas meja.

Penolakan Maser direspon Arifin Latbual. Dia mempertanyakan maksud Maser mengatakan hal itu.

“Maksud saudara tidak mengizinkan media masuk untuk liput dan banting mikrofon kepada ketua Fraksi PPP itu kenapa?,” tanya Arifin dalam rapat.

Maser dengan emosi membalas pertanyaan Arifin sambil menunjukkan telunjuk kanannya ke arah Arifin sambil mengatakan “mau apa?”.

Ditantang Maser, bukannya ciut nyalinya, Arifin balik menantang duel Maser hingga nyaris adu jotos.

Untung saja, anggota DPRD dan staf yang menghadiri rapat melerai pertikaian tersebut. Kericuhan mereda setelah Maser dibawa keluar dari ruang rapat oleh rekannya Nadi Wali menuju ruang Wakil Ketua DPRD BUru, Djalil Mukadar.

Akibat kericuhan itu, rapat diskorsing hingga waktu yang belum ditentukan.

Arifin Latbual mengatakan rapat lintas DPRD Buru dengan TPAD sudah bergulir sejak 10 Agustus dan dilanjutkan 12 sampai 14 Agustus.

“Namun rapat akhirnya diskorsing karena insiden tersebut,” ujar Arifin kepada awak media usai rapat.

Rapat DPRD dengan TPAD dihadiri Asisten I Setda Buru Masri Bugis, Kepala Keuangan Daerah Moh Hury dan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Buru Asis Latuconsina. (ADI)

Penulis: ARDIMANEditor: YANTO
  • Bagikan