banner 728x250

Warga Desa Hualoy-Tomalehu Khatam Quran 36 Kali dalam Semalam

  • Bagikan
Warga di Desa Hualoy dan Tomalehu, Kabupaten Seram Bagian Barat, 36 kali khatam Alquran pada 27 Ramadhan 1442 hijriah, Sabtu (8/5/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Warga muslim di Desa Hualoy dan Tomalehu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku menggelar pengajian bertepatan dengan 27 Ramadhan 1442 hijriah yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar.

Ratusan warga di dua desa bertetangga itu khatam 36 Alquran dalam semalam, Sabtu (8/5/2021). Anak-anak hingga orangtua memadati masjid, mushalah dan tenda-tenda yang dibangun di dua desa itu sejak selesai shalat dzuhur.

Mereka melantunkan ayat Alquran bersama hingga khatam 36 kali. Acara religi bertema Bumi Cinta ini dikemas dalam Me Kuposopuru atau mari mengaji.

Sejumlah kalangan menilai, acara ini mencatat rekor peserta khataman Quran terbanyak di Provinsi Maluku.

Ketua Panitia Penyelenggara, Amran Tubaka menyatakan, tujuan khataman ini selain menjemput datangnya malam Lailatul Qadar, juga untuk meningkatkan kembali minat baca Alquran kepada generasi muda agar mereka dapat memahami pesan-pesan Tuhan yang terkandung dalam Alquran.

Acara ini didukung berbagai pihak, salah satunya Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. “Juga dukungan teman-teman dari Literasi Al Quran Kota Ambon, dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Pattimura Ambon di Desa Hualoy,” kata Amran, Minggu (9/5/2021).

Peserta khatam Al Quran adalah masyarakat, mulai dari santri-santri Taman Pengajian Alquran (TPQ) hingga majelis taklim. Kegiatan dipusatkan di Masjid Zainal Abidin dan Masjid Lawataka Desa Hualoy.

Amran katakan, sebelumnya hanya menargetkan khatam 33 kali atau 990 juz Aquran dalam semalam. Namun antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, sehingga  warga dapat khatam 1.080 juz Alquran atau 36 kali.

“Dari dzuhur sampai ashar khatam 300 juz. Kita lanjut lagi selesai shalat tarawih hingga 02.00 WIT dini hari. Jadi kita khatam quran 36 kali selama 7 jam. Kami bersyukur karena dari 990 juz yang ditargetkan meningkat menjadi 1.080 juz, dengan 36 kali khataman,” sebut Amran.

Menurutnya, kegiatan mari mengaji ini akan menjadi agenda tahunan di setiap malam 27 Ramadhan.

M. Bisri Hehanussa, Pejabat Desa Hualoy berharap, kegiatan ini bisa memotivasi generasi muda untuk memahami isi dan ajaran Alquran guna membentuk karakter pemuda muslim yang religius.

“Kami berharap kegiatan seperti ini ke depan terus dilakukan agar bisa merubah karakter pemuda-pemudi di desa Hualoy dan Tomalehu,” harapnya. (MMS)

Penulis: MEHMET SALAHUDINEditor: YANTO
  • Bagikan