banner 728x250

Waspada Kabut Asap, Gubernur Maluku Terapkan WFH dan Sekolah Diliburkan

Kabut Asap
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa membagikan masker kepada warga dan pelajar di Kota Ambon, Senin (12/10/2026). Langkah ini untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat kabut asap yang melanda wilayah Maluku. (IST)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

Fasilitas pelayanan kesehatan juga diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, edukasi mengenai dampak kabut asap dan langkah perlindungan kesehatan perlu terus disampaikan kepada warga.

Pemprov Maluku bersama instansi terkait juga diminta memantau perkembangan kabut asap, kondisi kualitas udara, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan sesuai kewenangan masing-masing.

“Pelaksanaan kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat sebagai upaya melindungi warga dari dampak kabut asap,” bunyi surat edaran.

Pemda Bagikan Masker

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Sadali Ie membagikan 1.500 masker kepada masyarakat di Kota Ambon, Senin (12/10/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), akibat kabut asap yang melanda wilayah Maluku.

Pembagian masker tersebut melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Maluku dan dipusatkan di dua titik di sekitar kawasan Kantor Gubernur Maluku.

Gubernur membagikan masker di samping Gereja Maranatha Ambon. Sementara itu, Sekda bersama sejumlah pejabat lainnya membagikan masker di kawasan lampu merah Pos Kota Ambon.

Masker diberikan kepada masyarakat yang melintas di lokasi, mulai dari pengendara sepeda motor, pengguna kendaraan roda empat hingga penumpang transportasi umum.

Asisten III Sekda Provinsi Maluku, Dominggus N. Kaya menjelaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, pembagian masker menjadi salah satu upaya perlindungan kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi menurunkan kualitas udara dan memicu gangguan pernapasan.

“Pemprov Maluku mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel