banner 728x250

Bahas Investasi Seram Opportunity, Gubernur Maluku Tegaskan Dukungan Penuh Pemda

INVESTASI SERAM
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa rapat bersama direksi dan komisaris PT Kamboti Hasil Tani Maluku dan PT Kemitraan Bhinneka Solusi membahas investasi Seram Opportunity. Rapat berlangsung di Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (7/10/2026). (IST)
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendukung investasi Seram Opportunity sebagai bagian dari program pengembangan ekonomi Pulau Seram.

Dukungan Hendrik disampaikan dalam rapat bersama PT Kamboti Hasil Tani Maluku, dan PT Kemitraan Bhinneka Solusi di Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Rabu (7/10/2026).

Investasi Seram Opportunity merupakan inisiasi PT Kamboti Hasil Tani Maluku yang dipimpin Direktur Samson R. Atapary, bersama Dewan Komisaris Mansur Tuharea, Arobi Kelian, dan Manik. Program ini dikembangkan melalui kerja sama dengan PT Kemitraan Bhinneka Solusi yang berkedudukan di Jakarta.

Gubernur Hendrik mendukung rencana investasi tersebut karena berpotensi mendorong peningkatan pendapatan petani, menggerakkan perekonomian desa, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Pulau Seram, yang mencakup Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, dan Seram Bagian Timur.

Direktur PT Kamboti Hasil Tani Maluku Samson R. Atapary menjelaskan model investasi Seram Opportunity dirancang melalui pola kemitraan langsung dengan petani pemilik lahan. Dalam skema ini, perusahaan tidak membeli tanah masyarakat, sehingga hak kepemilikan atas tanah adat, tanah marga, maupun tanah milik perorangan tetap dipertahankan.

“Kemitraan antara perusahaan dan petani direncanakan menggunakan sistem bagi hasil yang adil dan transparan,” kata Atapary dalam rilisnya kepada sentraltimur.com, Jumat (9/10/2026).

Ia memastikan program ini tetap memperhatikan ketahanan pangan lokal dengan tidak mengalihfungsikan hutan sagu maupun kawasan hutan.

Investasi Seram Opportunity mencakup pengembangan dan hilirisasi komoditas kelapa sawit, kelapa, dan kopi. Pada tahap pertama, pengembangan akan difokuskan pada hilirisasi kelapa sawit.

Pemilihan komoditas sawit karena salah satu jenis komoditas yang mudah dibudidaya dan cepat menghasilkan pendapatan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Sawit merupakan tanaman yang produktif menghasilkan Tandan Buah Segar (TBS) yang dapat dipanen setiap dua minggu.

Serap 20 Ribu Tenaga Kerja

Atapary memaparkan dalam konsep pengembangannya, perkebunan kelapa sawit akan dibangun menggunakan sistem kluster dengan luas masing-masing sekitar 250 hektare. Setiap kluster direncanakan dilengkapi pabrik kelapa sawit (PKS) mini berkapasitas satu ton TBS per jam untuk menghasilkan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel