“Momentum Idul Fitri ini harus kita jadikan sebagai ajang untuk memperkuat silaturahmi antarsesama, menjaga kedamaian yang sudah kita raih bersama, serta membangun toleransi yang semakin kokoh antarumat beragama,” tegas Benhur.
Benhur juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif selama perayaan Idul Fitri.
Ia mengimbau tokoh agama dari berbagai agama untuk terus menyampaikan pesan perdamaian dan persatuan kepada umatnya agar setiap individu dapat menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing.
Pemuda sebagai generasi penerus bangsa juga diharapkan dapat aktif berperan dalam memelihara keharmonisan, dengan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan merusak hubungan antarmasyarakat.
Pemerintah daerah di berbagai tingkatan juga diminta untuk terus melakukan langkah-langkah konkrit dalam menjaga keamanan, memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merayakan hari raya, serta menggalakkan program-program yang dapat mempererat tali persaudaraan antarumat beragama.
“Kita harus bekerja sama, bersinergi karena tidak ada satu pihak pun yang mampu bekerja sendiri menjaga perdamaian dan membangun toleransi. Hanya dengan kerja sama yang erat dan gotong royong, kita dapat menciptakan suasana yang penuh kedamaian dan kebahagiaan di momen hari besar keagamaan,” katanya.
Benhur berharap nilai-nilai kebersamaan dan persatuan yang terus dijaga dengan baik oleh seluruh masyarakat Maluku dapat membawa daerah ini semakin damai, makmur, sejahtera, dan harmonis di tengah keragaman yang menjadi ciri khas dan kebanggaan bersama.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Maluku dan seluruh Indonesia, semoga berkah dan kebahagiaan selalu menyertai setiap keluarga,” pungkas Benhur.
Pimpinan dan anggota DPRD Maluku saat ini menjalankan fungsi pengawasan di masing-masing daerah pemilihan. Benhur melakukan pengawasan di dapil enam, meliputi kabupaten Aru, kabupaten Maluku Tenggara dan kota Tual.




