banner 728x250

Cabut Laporan Polisi, Kasus Flayer Tangkap Wali Kota Ambon Berakhir Damai

CABUT LAPORAN
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama dua aktivis yang sebelumnya dilaporkan ke polisi atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Proses hukum terhadap dua aktivis yang diduga memfitnah dan mencemarkan nama baik Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena berakhir damai.

Kasus yang memunculkan polemik di tengah masyarakat itu berakhir setelah kedua aktivis Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw menemui Wali Kota Ambon untuk meminta maaf di kantornya, Jumat petang (30/1/2026).

Usai pertemuan itu Bodewin memerintahkan kuasa hukumnya mencabut laporan terhadap dua aktivis tersebut. “Saat ini saya bersama dengan adek Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw. Beberapa hari terakhir ini kita disibukan dengan pemeberitaan di medsos terkait flayer yang beredar dan terkait Wali Kota Ambon melaporkan dua adik ini ke kepolisian,” kata Bodewin.

“Hari ini kita bertemu berbicara sebagai kakak dan adik, berbicara sebagai orangtua dan anak dan semua persoalan ini telah diselesaikan,” lanjutnya.

Bodewin mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua aktivis menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan yang mereka lakukan. Pencabutan laporan polisi dilakukan sebagai bentuk itikad baik untuk mengakhiri proses hukum kasus tersebut.

“Mereka berdua meminta maaf kepada saya dan saya juga meminta maaf kepada mereka. Ini memberikan pelajaran bagi kita tentang membangun hidup orang basudara di Kota Ambon,” ujarnya.

Menurutnya sakit hati, perbedaan pandangan dan lain-lain akan tetap ada tapi hidup saling mengasihi, saling mengampuni jauh lebih penting untuk membangun kota Ambon. “Karena itu dengan kita bertiga bertemu maka saya sudah meminta kuasa hukum untuk mencabut laporan di polisi dan masalah ini selesai,” tegas Bodewin.

Dia berharap masyarakat Kota Ambon tidak lagi membahas masalah di media sosial dan sebaiknya mencurahkan tenaga dan pikiran untuk bersama-sama pemerintah membangun Ambon yang lebih baik ke depan. “Saya berharap kita hentikan semua diskursus tentang masalah ini, pastikan kita menggunakan semua energi positif kita untuk membangun Ambon yang sama-sama kita cintai,” ajaknya.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita semua dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi kita dalam dasar saling menghargai menghormati antara yang satu dengan yang lain,” imbuh Bodewin.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram