banner 728x250

DPRD Maluku Desak BRI Umumkan Hasil Audit Dugaan Fraud Kredit Kece Unit Pasahari

DPRD MALUKU
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – DPRD Provinsi Maluku mendesak BRI mengumumkan hasil audit internal terkait dugaan fraud pada Program kredit cepat (Kece) di unit Pasahari, Seram Utara, kabupaten Maluku Tengah (Malteng). Hingga kini, hasil audit dugaan penipuan itu belum diterima DPRD Maluku.

Ketua Komisi III DPRD Maluku Alhidayat Wajo menyatakan pihaknya masih menunggu hasil audit dari tim BRI wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Meski demikian, ia memastikan hasil pemeriksaan awal telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Malteng untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Hasil audit dari tim BRI Makassar memang belum keluar, tetapi hasil pemeriksaan sudah masuk di Kejaksaan Negeri Maalteng,” ujar Alhidayat di Gedung DPRD Maluku, Senin (2/3/2026).

Komisi III akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut guna memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel. DPRD memiliki fungsi pengawasan, terutama terhadap persoalan yang berdampak langsung pada layanan keuangan masyarakat hingga tingkat desa.

“Kami ingin proses ini jelas dan terbuka. Masyarakat perlu mendapatkan kepastian hukum agar tidak muncul spekulasi yang merugikan banyak pihak,” tegas politisi PDIP.

Ia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak membangun opini prematur sebelum hasil audit final maupun penyelidikan aparat penegak hukum diumumkan secara resmi.

Dugaan fraud kredit Kece di unit Pasahari menjadi perhatian publik karena menyentuh kepentingan masyarakat kecil sebagai penerima layanan pembiayaan.

DPRD Maluku berharap BRI segera menyampaikan hasil audit internal secara terbuka agar persoalan tersebut menjadi terang dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. “Kami menunggu hasil audit final. Setelah itu tentu akan ada langkah lanjutan sesuai fungsi pengawasan DPRD,” ujarnya. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram