Sementara itu, desakan agar kasus ini diusut transparan datang dari Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Hidayat Samalehu. Ia meminta Panglima TNI turun tangan mengevaluasi sistem pembinaan prajurit serta memastikan proses hukum berjalan tanpa impunitas.
“Kami meminta dengan tegas kepada Panglima TNI untuk turun tangan dan memberikan perhatian serius terhadap setiap dugaan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan TNI, khususnya kekerasan senior terhadap junior,” kata Hidayat.
Politisi Demokrat ini menegaskan semua pihak yang terlibat harus diproses hukum secara adil tanpa memandang pangkat maupun jabatan. “Semua prajurit harus berada di hadapan hukum dengan kedudukan yang sama. Kami tidak meminta perlakuan khusus kepada korban, kami hanya meminta perlakuan yang adil,” tegasnya. (RED)



