MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Potensi pariwisata di Kepulauan Banda diproyeksikan dapat signifikan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun pengelolaan sejumlah destinasi wisata di Banda masih dilakukan secara perorangan. Minim perhatian pemerintah daerah membenahi potensi wisata di Kepulauan Banda. Semisal destinasi pohon sejuta umat, dan kawasan diving di Banda.
”Ini ada dua hal, pertama bisa dikelola Bersama, artinya sebagai pemilik tetap akan dapatkan hasil. Kedua, Pemda juga mendapatkan income, dengan catatan Pemda harus memperhatikan infrastruktur,” Kata Ketua Komisi IV DPRD Maluku Tengah Musriadin Labahawa, Rabu (3/11/2025).
Politis PKS itu menyatakan Pemerintah Daerah Malteng harus memberi perhatian lebih untuk pengembangan infrastruktur pendukung di area destinasi wisata. Pengelolaan destinasi wisata termasuk pengambilan retribusi tidak bisa dilakukan begitu saja. ”Tidak mungkin kita langsung mengambil retribusi tanpa ada campur tangan Pemda untuk pembangunan infrastruktur,” ujar Musriadin.
Dia mengapresiasi Banda Heritage Festival yang berlangsung pekan lalu. ”Komisi IV yang bermitra dengan Dinas Pariwisata mengapresiasi penuh festivaltersebut,” ujar Musriadin.
Dia berharap kegiatan tersebut memiliki efek multiplayer untuk perkembangan dan kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah terutama yang ada di Banda. ”Sebagaimana seperti yang kita lihat bersama sama bahwa Banda punya potensi wisata luar biasa dan ini juga diberikan apresiasi oleh Mendagri,” tukasnya.
Musriadin berharap potensi wisata di Banda dapat dikembangkan dan pihaknya juga berharap agar Pemda terkhusus Pemerintah Pusat dapat melihat Banda keseluruhan.
”Pembangunan infrastruktur itu menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh pemerintah. Kita akan terus mengawal ini, mengevaluasi Banda Heritage Festival untuk harus berdampak,” kata Musriadin.
Dia menyebut apa yang sudah dijanjikan untuk pengembangan Banda, pihaknya akan menagih hal tersebut baik ke Pemda maupun ke pemerintah pusat. ”Kita akan sama-sama mendorong ini agar publik juga tahu bahwa hasil dari kegiatan ini akan berdampak, jangan sampai berlalunya kegiatan ini tanpa dampak apapun,” kata Musriadin. (RED)




