banner 728x250

Pemerintah Siapkan Ibadah Haji 2022, Usia Jamaah Maksimal 65 Tahun

  • Bagikan
INI INDONESIA
Ilustrasi ibadah haji di Tanah Suci. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah bergerak cepat mempersiapkan ibadah haji 2022 setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Ditjen PHU Kemenag Subhan Cholid mengatakan terkait hal-hal teknis persiapan ibadah haji 1443H/2022M, progresnya sudah mencapai 70%. Baik dalam segi akomodasi, katering, maupun transportasi untuk calon jamaah haji tahun ini.

“Langkah kita sudah jauh, mungkin sampai sekitar 70%. Sebab kita kan tinggal satu bulan seperempat lagi untuk sampai ke pemberangkatan haji,” ujar Subhan, Kamis (14/04/2022).

Kemenag tengah memetakan usia jamaah sesuai kriteria Pemerintah Arab Saudi yakni maksimal 65 tahun.

BACA JUGA:

KSAD Wujudkan Mimpi Pemuda Keturunan Myanmar Jadi Prajurit TNI AD – sentraltimur.com

Pemerintah Naikkan HET Minyak Goreng, Anggota DPR RI Mulyanto Sebut Kebijakan Amatiran – kliktimes.com

Jumlah jamaah yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2020 akan kembali seleksi untuk menentukan siapa saja yang berangkat di ibadah haji 1443H/2022M.

“Ini sedang kita diskusikan ke daerah, ke provinsi-provinsi untuk dikonfirmasi nantinya kalau sudah mendapatkan angka definitifnya. Apakah jamaah itu masih (eligible) atau mereka siap untuk berangkat atau tidak,” kata dia.

Lalu untuk asrama haji, kata Subhan, telah meminta kepada beberapa embarkasi untuk melakukan sterilisasi mulai 1 Mei 2022. Sebab selama dua tahun, beberapa asrama haji sempat gunakan untuk karantina dan isolasi pasien Covid-19.

“Kita sudah minta ke semua asrama haji mulai 1 Mei itu sudah kosongkan supaya sterilisasi yang tadinya pakai untuk karantina atau seterusnya. Sudah sterilkan untuk menerima jamaah Haji,” tutur dia.

Kemudian untuk dokumen seperti paspor jamaah sudah kumpulkan kembali pada kanwil-kanwil Kemenag RI di seluruh Indonesia. “Kalau nanti perlukan untuk segera divisakan jadi paspor itu sudah ada di kantor wilayah Kementerian Agama semuanya,” katanya.

  • Bagikan