<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HILANG &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<atom:link href="https://sentraltimur.com/tag/hilang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<description>Berita Terkini Aktual, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jan 2026 13:50:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2022/04/cropped-Sentraltimur-1-100x75.png</url>
	<title>HILANG &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nelayan Nusalaut Hilang Terseret Ombak, Tim SAR Dikerahkan</title>
		<link>https://sentraltimur.com/nelayan-nusalaut-hilang-terseret-ombak-tim-sar-dikerahkan/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/nelayan-nusalaut-hilang-terseret-ombak-tim-sar-dikerahkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 13:50:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[LAUT]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31639</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Hena Matile Tomasoa, nelayan asal Desa Titawaai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah,...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-nusalaut-hilang-terseret-ombak-tim-sar-dikerahkan/">Nelayan Nusalaut Hilang Terseret Ombak, Tim SAR Dikerahkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Hena Matile Tomasoa, nelayan asal Desa Titawaai, Kecamatan Nusalaut, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku dilaporkan hilang saat mencari ikan.</p>
<p>Pria 60 tahun itu hilang di dekat pesisir pantai desa Titawaai, Sabtu (17/1/2026). Korban diduga tenggelam dan terbawa arus usai terseret ombak besar saat sedang menangkap ikan dengan jaring yang dipasang di pesisir Pantai.</p>
<p>Warga setempat yang mengetahu kejadian mencari korban di pesisir pantai desa tersebut, namun hingga malam hari tak juga menemukan korban.</p>
<p>Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan Basarnas Ambon Muhamad Arafah mengatakan mendapat laporan mengenai kejadian itu oleh Babinsa setempat, Minggu (18/1/2026) pada pukul 09.40 WIT. “Dari laporan yang diterima, korban diduga tenggelam setelah terseret ombak,” kata Arafah kepada awak media.</p>
<p>Mendapat laporan tersebut, satu regu tim penyelamat dari Basarnas Ambon dikerahkan menuju desa Titawaai untuk melakukan pencarian korban. “Setelah mendapat informasi, sekira pukul 09.59 WIT Basarnas Ambon mengerahkan satu tim Rigid Buoyancy Boat menuju lokasi kejadian untuk pencarian korban,” ujarnya.</p>
<p>Tim SAR melakukan operasi pencarian di pesisir pantai dan laut desa Titawaai hingga 10 mil laut ke arah utara dari lokasi kejadian, namun hingga sore hari upaya pencarian belum membuahkan hasil.</p>
<p>Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR dibantu warga setempat yang menggunakan empat unit longboat. Tim SAR juga membawa dua set peralatan selam untuk mencari korban. “Upaya pencarian korban dilakukan hingga sore hari namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” sebut Arafah.</p>
<p>Tidak menemukan tanda-tanda korban akan ditemukan, tim SAR memutuskan pencarian korban dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada besok hari. “Sementara operasi pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan kembali senin besok,” ujarnya. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-nusalaut-hilang-terseret-ombak-tim-sar-dikerahkan/">Nelayan Nusalaut Hilang Terseret Ombak, Tim SAR Dikerahkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/nelayan-nusalaut-hilang-terseret-ombak-tim-sar-dikerahkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Aru 61 Tahun Ditemukan 2 Hari Terombang Ambing di Laut</title>
		<link>https://sentraltimur.com/nelayan-aru-61-tahun-ditemukan-2-hari-terombang-ambing-di-laut/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/nelayan-aru-61-tahun-ditemukan-2-hari-terombang-ambing-di-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 03:27:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ARU]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=26628</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; La Madi Ode Ugu, nelayan di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku ditemukan selamat...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-aru-61-tahun-ditemukan-2-hari-terombang-ambing-di-laut/">Nelayan Aru 61 Tahun Ditemukan 2 Hari Terombang Ambing di Laut</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; La Madi Ode Ugu, nelayan di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku ditemukan selamat setelah dua hari terombang ambing di laut.</p>
<p>Pria paruh baya berusia 61 ini pergi melaut menggunakan longboat di perairan laut Desa Nurdjela Kepulauan Aru, Kamis (15/5/2025) pagi. Namun hingga keesokan harinya korban tak kunjung kembali.</p>
<p>Kepala Kantor Basarnas Ambon Muhamad Arafah mengatakan setelah mendapat informasi nelayan hilang, tim SAR gabungan dikerahkan melakukan operasi pencarian. Operasi pencarian korban melibatkan tim dari anggota pos SAR Dobo, BPBD Aru, personel Polairud dan keluarga korban.</p>
<p>Hingga operasi pencarian hari ketiga korban tak juga ditemukan. &#8220;Operasi pencarian dilakukan menggunakan speedboat milik BPBD dan longboat Masyarakat, namun hasilnya nihil,&#8221; kata Arafah kepada <strong>sentraltimur.com</strong>, Minggu (18/5/2025).</p>
<p>Namun saat tim SAR gabungan sedang melakukan operasi pencarian di hari ketiga, mendapatkan informasi sekira pukul 10.00 WIT bahwa korban telah ditemukan.</p>
<p>Korban ditemukan terombang-ambing di perairan Kai oleh kapal nelayan HM 10 yang melntasi perairan tersebut. &#8220;Korban ditemukan selamat oleh kapal nelayan dalam kondisi longboat kehabisan BBM,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-26625" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/05/CC-18.jpg" alt="NELAYAN ARU " width="1250" height="657" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/05/CC-18.jpg 1250w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/05/CC-18-768x404.jpg 768w" sizes="(max-width: 1250px) 100vw, 1250px" /></p>
<p>Kapal nelayan yang menemukan korban memberikan bantuan BBM untuk longboat milik korban. Selanjutnya korban melanjutkan perjalanan bersama nelayan asal Banda dan tiba di Dobo, Kepulauan Aru pada pukul 16.00 WIT. &#8220;Saat ini korban telah tiba di Dobo dan telah berkumpul kembali dengan keluarganya,&#8221; kata Arafah.</p>
<p>Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi pencarian ditutup. &#8220;Sehubungan dengan telah kembalinya korban dalam keadaan selamat maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,&#8221; katanya. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-aru-61-tahun-ditemukan-2-hari-terombang-ambing-di-laut/">Nelayan Aru 61 Tahun Ditemukan 2 Hari Terombang Ambing di Laut</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/nelayan-aru-61-tahun-ditemukan-2-hari-terombang-ambing-di-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Evakuasi 3 Nelayan yang Hilang di Laut Tual</title>
		<link>https://sentraltimur.com/tim-sar-evakuasi-3-nelayan-yang-hilang-di-laut-tual/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/tim-sar-evakuasi-3-nelayan-yang-hilang-di-laut-tual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Feb 2025 06:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[LAUT]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[TUAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=25955</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Tiga nelayan asal Kota Tual, Maluku dievakuasi tim SAR setelah dinyatakan hilang...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/tim-sar-evakuasi-3-nelayan-yang-hilang-di-laut-tual/">Tim SAR Evakuasi 3 Nelayan yang Hilang di Laut Tual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM </strong>&#8211; Tiga nelayan asal Kota Tual, Maluku dievakuasi tim SAR setelah dinyatakan hilang selama 13 jam di laut.</p>



<p>Ketiga nelayan adalah Ardiriyadi Raharng (48), Aminudin Kalean (34) dan Datuk Kalean (34). Mereka dievakuasi tim SAR gabungan di perairan laut Tual, Selasa dini hari (11/2/2025).</p>



<p>Ketiga nelayan awalnya berlayar dengan&nbsp; longboat dari Pulau Tayandu hendak menuju Kota Tual, Senin (10/2/2025) pukul 07.00 WIT.</p>



<p>Sesuai rute, mereka harusnya tiba di Tual pukul 10.00 WIT. Namun hingga malam hari tak juga tiba di tempat tujuan.</p>



<p>Pihak keluarga yang khawatir melaporkan kejadian itu kepada tim SAR Pos Tual. &#8220;Hingga malam&nbsp; ketiga nelayan tak juga tiba, sehingga pihak keluarga melapor ke Pos SAR Tual,&#8221; kata Kepala Kantor pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah kepada pewarta, Selasa (11/2/2025).</p>



<p>Setelah menerima laporan, tim SAR Pos Tual berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya mulai melakukan operasi pencarian pukul 19.50 WIT.</p>



<p>Mereka sempat hilang diduga karena mesin longboat mengalami gangguan hingga terombang ambing di laut.</p>



<p>Ketiga nelayan hilang kontak saat membawa muatan kopra dan kayu. &#8220;Mereka sedang membawa kopra dan kayu menuju Tual,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Arafah mengatakan saat pencarian sedang dilakukan, tim SAR mendapat informasi ketiga nelayan telah ditemukan masyarakat.</p>



<p>Dua nelayan pertama dievakuasi oleh masyarakat menuju Desa Sitniohoi, sementara satu orang nelayan lagi dievakuasi Tim SAR gabungan menuju Kota Tual.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/02/A-400x225.jpg" alt="TIM SAR " class="wp-image-25953" style="width:562px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/02/A-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2025/02/A-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian tiga nelayan Kota Tual yang dinyatakan hilang di laut, Senin (10/2/2025). (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>Ketiga nelayan telah diserahkan kepada pihak keluarga. &#8220;Alhamdulillah upaya pencarian ketiga korban berjalan lancar. Para korban berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dengan keadaan selamat sekitar pukul 01.30 dini hari,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dengan ditemukannya para korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. (MAN)</p>



<p>Ikuti berita sentraltimur.com di&nbsp;<a href="https://news.google.com/s/CBIwtvvV2E8?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Google News</a></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/tim-sar-evakuasi-3-nelayan-yang-hilang-di-laut-tual/">Tim SAR Evakuasi 3 Nelayan yang Hilang di Laut Tual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/tim-sar-evakuasi-3-nelayan-yang-hilang-di-laut-tual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>7 Bulan Istri Anggota TNI Kodam Pattimura Hilang Misterius</title>
		<link>https://sentraltimur.com/7-bulan-istri-anggota-tni-kodam-pattimura-hilang-misterius/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/7-bulan-istri-anggota-tni-kodam-pattimura-hilang-misterius/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 15:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[ISTRI]]></category>
		<category><![CDATA[KODAM PATTIMURA]]></category>
		<category><![CDATA[POLISI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=25731</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Juni Lesnussa, istri anggota TNI Kodam XV/Pattimura hilang secara misterius. Istri Pratu...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/7-bulan-istri-anggota-tni-kodam-pattimura-hilang-misterius/">7 Bulan Istri Anggota TNI Kodam Pattimura Hilang Misterius</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM </strong>&#8211; Juni Lesnussa, istri anggota TNI Kodam XV/Pattimura hilang secara misterius. Istri Pratu Risman Alu ini telah menghilang dari rumah 7 bulan lalu atau tepatnya sejak 4 Mei 2024 lalu.</p>



<p>Misteri hilangnya Juni menjadi tanda tanya pihak keluarga karena tidak ada jejak apapun yang ditinggalkan korban. Pihak keluarga telah mencari korban kemana-mana, namun korban tidak juga ditemukan.</p>



<p>Ayah korban, Hasan Lesnussa sangat terpukul dan sedih putrinya tidak juga ditemukan hingga saat ini. &#8220;Hati saya sangat sedih. Kami menunggu kabar keberadaannya, tapi tak kunjung datang,&#8221; kata Hasan via telepon, Rabu (15/1/2025).</p>



<p>Sejak dinyatakan hilang, keluarga bergerak melakukan pencarian tapi hasilnya nihil. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polda Maluku dan Kodam XV Pattimura. &#8220;Kami sudah cari kemana-mana sudah lapor ke polisi, lapor ke Pomdam Pattimura dan ke semua instansi terkait, keterangan saksi-saksi saya sudah sampaikan ke polisi dan ke Pomdam,&#8221; ungkap warga desa Wolu, kecamatan Telutih, kabupaten Maluku Tengah ini.</p>



<p>Hubungan Juni dengan suaminya Pratu Risman Alu tidak selalu harmonis. Selama hidup bersama, korban mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya. Menurut Hasan buah hatinya itu kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. &#8220;Anak saya dan suaminya ini selalu cekcok dan berkelahi, itu ada di bukti chating, tapi bukti fisik memang tidak ada,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>&#8220;Tapi informasi dari teman-teman dan juga tetangga yang dia pernah curhat ke mereka, suaminya ini selalu main pukul. Suaminya pernah pukul rusuk anak saya sampai baju anak saya sobek, saat masih pacaran juga begitu, ini semua terbongkar setelah kita laporkan,&#8221; sambung Hasan.</p>



<p>Diperlakukan kasar oleh suaminya, korban tidak pernah menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada keluarga. &#8220;Tapi anak saya ini tidak pernah mau menceritakan perilaku kasar suaminya yang main pukul kepada saya selaku orangtua,&#8221; katanya.</p>



<p>Setelah 7 bulan lamanya menghilang, Hasan tetap berharap putrinya akan kembali ditemukan dalam keadaan selamat.</p>



<p>Dia yakin anaknya bisa ditemukan bila aparat TNI dan polisi memaksimalkan semua sumber daya termasuk kekuatan intelejen untuk melacak keberadaan anaknya.</p>



<p>&#8220;Negara ini memiliki intel yang tersebar hingga ke daerah terpencil, saya yakin anak saya bisa ditemukan. Saya hanya memohon anak saya bisa ditemukan, dia adalah seorang istri sah anggota TNI,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia berharap bantuan masyarakat apabila mengetahui keberadaan putrinya dapat melaporkan ke aparat TNI, Polri untuk ditindaklanjuti.</p>



<p>Hasan mendesak kasus anaknya diungkap terang benderang sehingga berbagai spekulasi yang berkembang selama ini dapat terjawab. &#8220;Sebagai orangtua kami berharap agar kasus ini dapat terungkap,” harapnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tanggapan Kodam Pattimura</h2>



<p>Terkait kasus tersebut, Kodam XV Pattimura angkat bicara.</p>



<p>Kapendam XV Pattimura Kolonel Inf Heri Krisdianto mengatakan permasalahan tersebut telah dilaporkan oleh suami korban Pratu Risman Alu ke Polresta Pulau Ambon pada 14 Juni 2024 lalu.</p>



<p>Selanjutnya Polresta Ambon telah mengeluarkan surat Keterangan Tanda Lapor Orang Hilang Nomor: SKTLRH/22/VII/2024/SPKT tanggal 2 Juli 2024.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/7-bulan-istri-anggota-tni-kodam-pattimura-hilang-misterius/">7 Bulan Istri Anggota TNI Kodam Pattimura Hilang Misterius</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/7-bulan-istri-anggota-tni-kodam-pattimura-hilang-misterius/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Turis Amerika Hilang di Perairan MBD, Jasadnya Ditemukan Dalam Perut Hiu</title>
		<link>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-di-perairan-mbd-jasadnya-ditemukan-dalam-perut-hiu/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-di-perairan-mbd-jasadnya-ditemukan-dalam-perut-hiu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 16:05:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AMERIKA]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[HIU]]></category>
		<category><![CDATA[JASAD]]></category>
		<category><![CDATA[MBD]]></category>
		<category><![CDATA[TURIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=24323</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seorang turis Amerika Serikat bernama Colleen Monfore tewas saat menyelam di perairan...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-di-perairan-mbd-jasadnya-ditemukan-dalam-perut-hiu/">Turis Amerika Hilang di Perairan MBD, Jasadnya Ditemukan Dalam Perut Hiu</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> – Seorang turis Amerika Serikat bernama Colleen Monfore tewas saat menyelam di perairan Pulau Reong Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku.</p>



<p>Wanita berusia 68 tahun ini hilang saat menyelam bersama enam orang rekannya dan seorang pemandu wisata di laut tersebut, Kamis (26/9/2024) lalu. Setelah insiden itu Tim SAR melakukan pencarian korban selama lima hari tapi tak membuahkan hasil.</p>



<p>Saat korban hilang, Kapolsek Wetar Ipda Giovani B. M. Toffy mengatakan korban diduga terseret arus kencang di bawah laut. Saat kejadian kondisi bawah laut di lokasi tidak bersahabat. “Penyelaman dilakukan saat kondisi laut sedang buruk karena adanya pergerakkan arus bawah air yang kencang sehingga diduga korban terseret arus,” kata Giovani kepada awak media, Jumat (4/10/2024) lalu.</p>



<p>Dia menjelaskan dari informasi yang diterima korban bersama sejumlah rekannya sebelumnya berlayar menumpangi KM. Phinisi Tiare milik korban, KM. Seemore dan KM Neiomi dengan tujuan Kepulauan Banda. Korban dan rekan-rekannya sempat singgah di Pulau Reong untuk menyelam. “Saat korban hilang, rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian, namun korban tidak berhasil ditemukan,” ujarnya.</p>



<p>Kedatangan turis asing di Pulau Reong itu tak diketahui pemerintah dan aparat kepolisian setempat. Giovani mengatakan, pemandu tidak memberitahukan secara resmi kepada pemerintah kecamatan Wetar Utara maupun pihak kepolisian.</p>



<p>“Kami mengharapkan ke depannya jika ada kegiatan semacam itu oleh wisatawan asing maka <em>toure guide</em> wajib memberitahukan kedatangannya kepada kami,” katanya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-400x225.jpg" alt="PULAU REONG" class="wp-image-24245" style="width:628px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tim gabungan melakukan pencarian Carol Colleen Monfore yang hilang di perairan Pulau Reong Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya. (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>Dua minggu kemudian, sejumlah nelayan di Timor Leste menangkap hiu di lokasi yang berjarak lebih dari 112km dari tempat menghilangnya Monfore. Mereka membelah tubuh hewan itu dan menemukan potongan tubuh manusia di perut hiu tersebut. Tubuh Monfore ditemukan di dalam perut hiu.</p>



<p>Namun, teman keluarganya, Rick Sass, meyakini bahwa perempuan pensiunan dari Holland, Michigan, itu bukan meninggal karena dimakan hiu. Dia diyakini meninggal karena masalah medis saat menyelam karena Monfore dikenal sebagai penyelam berpengalaman.</p>



<p>Insiden bermula saat Monfore bersama suaminya, Mike, mengunjungi MBD untuk menikmati liburan impiannya. Dia sedang mengikuti tur menyelam selama tujuh minggu saat dia mendadak menghilang pada 26 September 2024.</p>



<p>Monfore menghilang saat menyelam berkelompok di sekitar Pulau Reong yang berada di antara utara Timur Leste dan lepas pantai MBD. &#8220;Kami tidak percaya ini adalah serangan hiu. Mike menduga dia menderita masalah medis di dalam air,&#8221; kata Sass pada The Post Monday, dikutip <em>liputan6.com</em> dari NY Post, Selasa (8/10/2024).</p>



<p>Sass dan istrinya Kim, yang mengelola toko selam bersama selama lebih dari 40 tahun, memeriksa foto-foto penyelaman, berbicara panjang lebar dengan Mike tentang kejadian tersebut dan meninjau data dari komputer selamnya. Teman-temannya bersikeras bahwa Monfore, yang menurut Rick Sass tampaknya telah terpisah dari kelompoknya ketika arus deras memaksa mereka untuk berbalik, tidak dibunuh oleh hiu.</p>



<p>Menurut Kim, Monfore berada sekitar tujuh meter di bawah dan mungkin masih memiliki setengah tangki udara tersisa. &#8220;Ada arus bawah di lokasi penyelaman, tapi itu masih bisa dikendalikan,&#8221; tulis Kim Sass dalam unggahan Facebook-nya.</p>



<p>&#8220;Saya dengan mudah melakukan 1000+ penyelaman bersama wanita ramah ini… Saya tidak percaya bahwa yang mengakhiri hidupnya adalah lingkungan dan tentu saja bukan hiu,&#8221; dia bersikeras.</p>



<p>Rick Sass menambahkan, &#8220;Mereka melakukan banyak perjalanan bersama kami selama 30 tahun. Bali, Filipina, Bikini Atoll, apa saja. Dia tahu apa yang dia lakukan.&#8221;</p>



<p>Mike Monfore sudah jadi seorang penyelam ketika dia bertemu Colleen di sekolah menengah di negara bagian asal mereka, South Dakota. Dia pun segera jatuh cinta dengan laut. Mereka dikaruniai dua anak dan empat cucu. Setelah pensiun, mereka tidak pernah berhenti berkeliling dunia dan menjelajahi lautan bersama.</p>



<p>&#8220;Mereka berdua sudah pensiun dan sangat menikmati hidup,&#8221; kata Rick Sass. &#8220;Kami biasa memanggilnya &#8216;Saint Colleen.&#8217; Dia wanita yang luar biasa. Dia mencintai alam dan binatang. Saya tahu dia tidak ingin hiu disalahkan atas tragedi ini.&#8221;</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kematian Misterius</h2>



<p>Rick menegaskan bahwa kasus serangan hiu terhadap penyelam sangat jarang terjadi. &#8220;Kami menyelam dengan hiu martil, hiu macan, hiu banteng. Anda harus memberi mereka rasa hormat dan berhati-hati, tapi mereka tidak akan menyerang Anda begitu saja,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Hanya ada 69 kasus gigitan hiu yang tidak beralasan yang dikonfirmasi di seluruh dunia pada tahun lalu, menurut International Shark Attack File dari Museum Sejarah Alam Florida. Sebanyak 94 persen di antaranya terjadi pada perenang snorkel, penyeberang, dan peselancar. Sisanya dikategorikan sebagai &#8220;lain-lain.&#8221;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/AA-5-400x225.jpg" alt="PULAU REONG" class="wp-image-24246" style="width:622px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/AA-5-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/AA-5-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Carol Colleen Monfore, wisatawan asing asal Amerika Serikat dilaporkan hilang di perairan Pulau Reong Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, Kamis (26/9/2024). (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>Belum jelas bagaimana tepatnya Monfore meninggal. Foto-foto mengerikan dari tempat kejadian menunjukkan hiu tersebut dibelah, dengan sisa-sisa tubuh manusia dalam pakaian selam hitam di dekatnya.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-di-perairan-mbd-jasadnya-ditemukan-dalam-perut-hiu/">Turis Amerika Hilang di Perairan MBD, Jasadnya Ditemukan Dalam Perut Hiu</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-di-perairan-mbd-jasadnya-ditemukan-dalam-perut-hiu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nenek 80 Tahun Hilang di Hutan Leihitu, Tim SAR Kerahkan Drone untuk Pencarian</title>
		<link>https://sentraltimur.com/nenek-80-tahun-hilang-di-hutan-leihitu-tim-sar-kerahkan-drone-untuk-pencarian/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/nenek-80-tahun-hilang-di-hutan-leihitu-tim-sar-kerahkan-drone-untuk-pencarian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 14:23:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[LEIHITU]]></category>
		<category><![CDATA[NENEK]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=24288</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Seorang nenek di Dusun Wanat, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nenek-80-tahun-hilang-di-hutan-leihitu-tim-sar-kerahkan-drone-untuk-pencarian/">Nenek 80 Tahun Hilang di Hutan Leihitu, Tim SAR Kerahkan Drone untuk Pencarian</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Seorang nenek di Dusun Wanat, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah dilaporkan hilang.</p>



<p>Korban bernama Nona berusia 80 tahun dilaporkan hilang di hutan sejak Minggu (6/10/2024). Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian, namun korban tak juga ditemukan.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan KPP Ambon Muhamad Arafah mengatakan korban dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun untuk memanen cengkih. &#8220;Namun hingga malam hari korban tak juga kembali,&#8221; kata Arafah dalam keterangan, Rabu (9/10/2024).</p>



<p>Pihak keluarga dan warga dusun Wanat sempat mencari korban selama dua hari dengan menyisir hutan namun mereka tidak menemukan korban. Warga melaporkan kejadian itu kepada tim SAR, Selasa (8/10/2024).</p>



<p>Setelah mendapat laporan, tim SAR bergerak melalukan pencarian. Operasi pencarian korban dibagi menjadi dua tim. Tim pertama bersama warga bergerak menuju hutan sekira pukul 14.27 WIT. Selanjutnya tim kedua bergerak melakukan pencarian pukul 16.10 WIT. &#8220;Pembagian 2 SRU dilakukan guna memperluas area pencarian korban di dalam hutan,&#8221; ujar Arafah.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-8-400x225.jpg" alt="TIM SAR " class="wp-image-24289" style="width:604px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-8-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-8-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Warga dan anak-anak membantu tim SAR melakukan pencarian seorang nenek yang hilang di Dusun Wanat, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>Operasi pencarian korban dilakukan dengan menyisir sejumlah titik lokasi sesuai informasi dari masyarakat. Dalam operasi itu, tim SAR mengerahkan satu unit drone untuk melacak keberadaan korban. &#8220;SRU 2 bergerak melakukan pencarian korban dengan mengerahkan satu unit drone canggih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Meski begitu hingga menjelang malam, operasi pencarian korban tidak membuahkan hasil. Tim SAR akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian korban. &#8220;Upaya pencarian korban kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan pagi hari,&#8221; sebut Arafah. (MAN)</p>



<p>Ikuti berita sentraltimur.com di&nbsp;<a href="https://news.google.com/s/CBIwtvvV2E8?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Google News</a></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nenek-80-tahun-hilang-di-hutan-leihitu-tim-sar-kerahkan-drone-untuk-pencarian/">Nenek 80 Tahun Hilang di Hutan Leihitu, Tim SAR Kerahkan Drone untuk Pencarian</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/nenek-80-tahun-hilang-di-hutan-leihitu-tim-sar-kerahkan-drone-untuk-pencarian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Turis Amerika Hilang Saat Menyelam di Laut Pulau Reong MBD</title>
		<link>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-saat-menyelam-di-laut-pulau-reong-mbd/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-saat-menyelam-di-laut-pulau-reong-mbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 18:03:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[MBD]]></category>
		<category><![CDATA[MENYELAM]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[TURIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=24244</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Carol Colleen Monfore, wisatawan asing asal Amerika Serikat dilaporkan hilang di perairan...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-saat-menyelam-di-laut-pulau-reong-mbd/">Turis Amerika Hilang Saat Menyelam di Laut Pulau Reong MBD</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Carol Colleen Monfore, wisatawan asing asal Amerika Serikat dilaporkan hilang di perairan Pulau Reong Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Maluku.</p>



<p>Wanita berusia 68 tahun ini hilang saat sedang menyelam bersama enam orang rekannya dan seorang pemandu wisata di laut tersebut, Kamis (26/9/2024) lalu. Setelah insiden itu upaya pencarian korban langsung dilakukan. Namun sudah sepekan korban belum juga ditemukan.</p>



<p>Kapolsek Wetar Ipda Giovani B. M. Toffy mengatakan korban hilang diduga terseret arus kencang di bawah laut. Saat kejadian kondisi bawah laut di lokasi tidak bersahabat. &#8220;Penyelaman dilakukan saat kondisi laut sedang buruk karena adanya pergerakkan arus bawah air yang kencang sehingga diduga korban terseret arus,&#8221; kata Giovani kepada awak media, Jumat (4/10/2024).</p>



<p>Dia menjelaskan dari informasi yang diterima korban bersama sejumlah rekannya sebelumnya berlayar menumpangi KM. Phinisi Tiare milik korban, KM. Seemore dan KM Neiomi dengan tujuan Kepulauan Banda. Korban dan rekan-rekannya sempat singgah di Pulau Reong untuk menyelam. &#8220;Saat korban hilang, rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian, namun korban tidak berhasil ditemukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tim SAR yang mengetahui kejadian itu juga sempat melakukan upaya pencarian, namun setelah lima hari korban tak juga ditemukan. &#8220;Kita juga arahkan warga untuk membantu pencarian. Namun setelah lima hari pencarian korban tak ditemukan lalu kita berkoordinasi dengan Basarnas dan kemarin operasi pencarian dinyatakan ditutup,&#8221; kata Giovani.</p>



<p>Kedatangan turis asing di Pulau Reong itu tak diketahui pemerintah dan aparat kepolisian setempat. Giovani mengatakan, pemandu tidak memberitahukan secara resmi kepada pemerintah kecamatan Wetar Utara maupun pihak kepolisian.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-400x225.jpg" alt="PULAU REONG " class="wp-image-24245" style="width:620px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/10/CC-3-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Tim gabungan melakukan pencarian Carol Colleen Monfore yang hilang di perairan Pulau Reong Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya. (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>“Kami mengharapkan ke depannya jika ada kegiatan semacam itu oleh wisatawan asing maka <em>toure guide</em> wajib memberitahukan kedatangannya kepada kami,&#8221; katanya.</p>



<p>Keamanan dan keselamatan wisatawan yang masuk ke wilayah itu harus menjadi prioritas, sehingga aktivitas mereka saat menyelam harus dipantau. &#8220;Keselamatan wisatawan harus diprioritaskan, kemudian tempat di mana akan dilakukan aktivitas dapat kami pantau serta kami koordinasikan dengan pemerintah desa setempat. Sebab selain alasan situasi laut yang ekstrem, daerah perairan laut di Pulau Wetar umumnya juga dihuni oleh buaya,&#8221; jelas Giovani. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-saat-menyelam-di-laut-pulau-reong-mbd/">Turis Amerika Hilang Saat Menyelam di Laut Pulau Reong MBD</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/turis-amerika-hilang-saat-menyelam-di-laut-pulau-reong-mbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Hari Hilang, Nelayan Pulau Kelang Ditemukan Terombang-ambing di Laut Maluku Utara</title>
		<link>https://sentraltimur.com/6-hari-hilang-nelayan-pulau-kelang-ditemukan-terombang-ambing-di-laut-maluku-utara/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/6-hari-hilang-nelayan-pulau-kelang-ditemukan-terombang-ambing-di-laut-maluku-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 07:49:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[LAUT]]></category>
		<category><![CDATA[MALUKU UTARA]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=23839</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Seorang nelayan asal Desa Tahalupu, Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB),...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/6-hari-hilang-nelayan-pulau-kelang-ditemukan-terombang-ambing-di-laut-maluku-utara/">6 Hari Hilang, Nelayan Pulau Kelang Ditemukan Terombang-ambing di Laut Maluku Utara</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Seorang nelayan asal Desa Tahalupu, Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku yang dilaporkan hilang saat melaut sepekan lalu ditemukan selamat.</p>



<p>Korban bernama Karman Amir ditemukan terombang-ambing bersama longboat miliknya di sekitar perairan Pulau Obilatu, Maluku Utara, Minggu malam (1/9/2024).</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Muhamad Arafah mengatakan korban pergi melaut dengan longboat di sekitar perairan Pulau Kelang sejak tanggal 26 Agustus lalu.</p>



<p>&#8220;Namun hingga keesokan harinya korban tak kunjung kembali ke rumah,&#8221; kata Arafah kepada awak media, Senin (2/9/2024).</p>



<p>Pihak keluarga yang merasa khawatir mencari pria berusia 22 tahun itu. Namun upaya pencarian tidak membuahkan hasil. &#8220;Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Pos SAR Namlea,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menerima laporan, tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian. Upaya pencarian korban melibatkan petugas Pos SAR Namlea, Polairud Polda Maluku, Polsek Waesala dibantu warga Pulau Kelang.</p>



<p>&#8220;Setelah lima hari pencarian korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat,&#8221; ujarnya.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/09/AA-4-400x225.jpg" alt="PULAU KELANG " class="wp-image-23836" style="width:578px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/09/AA-4-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/09/AA-4-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Karman Amir, nelayan asal Desa Tahalupu, Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku yang dilaporkan hilang saat melaut ditemukan terombang-ambing di atas longboat miliknya sekitar perairan Pulau Obilatu, Maluku Utara, Minggu (1/9/2024). (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>Menurut Arafah korban ditemukan terombang-ambing oleh kapal KM Sangiang yang sedang melintas di perairan Pulau Obilatu, Maluku Utara. &#8220;Tim SAR gabungan menerima informasi dari Polsek Waesala bahwa korban telah ditemukan oleh KM Sangiang di sekitar perairan Pulau Obilatu, Maluku Utara,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing. (MAN)</p>



<p>Ikuti berita sentraltimur.com di&nbsp;<a href="https://news.google.com/s/CBIwtvvV2E8?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Google News</a></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/6-hari-hilang-nelayan-pulau-kelang-ditemukan-terombang-ambing-di-laut-maluku-utara/">6 Hari Hilang, Nelayan Pulau Kelang Ditemukan Terombang-ambing di Laut Maluku Utara</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/6-hari-hilang-nelayan-pulau-kelang-ditemukan-terombang-ambing-di-laut-maluku-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan SBB Hilang di Laut, Tim SAR Dikerahkan</title>
		<link>https://sentraltimur.com/nelayan-sbb-hilang-di-laut-tim-sar-dikerahkan/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/nelayan-sbb-hilang-di-laut-tim-sar-dikerahkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Aug 2024 12:53:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[LAUT]]></category>
		<category><![CDATA[NELAYAN]]></category>
		<category><![CDATA[SBB]]></category>
		<category><![CDATA[TIM SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=23217</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; La Aca, seorang nelayan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku hilang...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-sbb-hilang-di-laut-tim-sar-dikerahkan/">Nelayan SBB Hilang di Laut, Tim SAR Dikerahkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; La Aca, seorang nelayan di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku hilang saat melaut.</p>



<p>Pria berusia 57 tahun warga Dusun Lirang, Desa Luhu, Kecamatan Huamual dilaporkan hilang setelah pergi melaut dengan perahu di sekitar perairan dusun Lirang, Rabu (31/7/2024) subuh.</p>



<p>Korban tak juga kembali ke rumahnya hingga malam hari. Belum diketahui penyebab hilangnya korban. Namun diduga kejadian itu disebabkan cuaca ekstrem.</p>



<p>Keluarga yang merasa khawatir bergegas mencari nelayan tersebut di laut, tapi korban tidak ditemukan.</p>



<p>Hilangnya korban dilaporkan ke Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional atau Basarnas Ambon. &#8220;Dari laporan keluarga, korban pergi melaut sejak subuh tapi tak kunjung kembali,&#8221; kata Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, Kamis (1/8/2024).</p>



<p>Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Basarnas mengerahkan tim dan armada melakukan pencarian.</p>



<p>Kapal yang dikerahkan untuk mencari korban adalah KN Abimanyu milik Basarnas. &#8220;Tim langsung dikerahkan ke lokasi pencarian dengan KN Abimanyu sekira pukul 13.30.WIT,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain tim SAR, warga setempat juga membantu upaya pencarian menggunakan tiga unit longboat. Namun upaya pencarian di hari pertama belum membuahkan hasil. Tim SAR menghentikan sementara upaya pencarian korban.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/08/CC-3-400x225.jpg" alt="NELAYAN HILANG" class="wp-image-23214" style="width:618px;height:auto" srcset="https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/08/CC-3-400x225.jpg 400w, https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2024/08/CC-3-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Basarnas mengerahkan tim mencari La Aca, nelayan di kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku yang hilang saat melaut, Rabu (31/7/2024). (ISTIMEWA)</figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Hingga pukul 17.00 WIT, upaya pencarian belum membuahkan hasil, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok,&#8221; ujar Arafah.</p>



<p>Upaya pencarian korban terkendala buruknya cuaca laut. &#8220;Saat pencarian tinggi gelombang mencapai 2,5 meter dan kekuatan angin 20 knots,&#8221; sebutnya. (MAN)</p>



<p>Ikuti berita sentraltimur.com di&nbsp;<a href="https://news.google.com/s/CBIwtvvV2E8?sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;sceid=ID:id&amp;r=0&amp;oc=1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Google News</a></p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/nelayan-sbb-hilang-di-laut-tim-sar-dikerahkan/">Nelayan SBB Hilang di Laut, Tim SAR Dikerahkan</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/nelayan-sbb-hilang-di-laut-tim-sar-dikerahkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Hari Hilang di Sungai, Warga Buru Selatan Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://sentraltimur.com/3-hari-hilang-di-sungai-warga-buru-selatan-ditemukan-tewas/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/3-hari-hilang-di-sungai-warga-buru-selatan-ditemukan-tewas/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2022 16:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BASARNAS]]></category>
		<category><![CDATA[BURU SELATAN]]></category>
		<category><![CDATA[HILANG]]></category>
		<category><![CDATA[MUSTARI]]></category>
		<category><![CDATA[SAR]]></category>
		<category><![CDATA[TERSERET ARUS SUNGAI]]></category>
		<category><![CDATA[WARGA TEWAS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=13078</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Nasib malang menimpa Tasrik Hitimala, warga Desa Namrinat Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/3-hari-hilang-di-sungai-warga-buru-selatan-ditemukan-tewas/">3 Hari Hilang di Sungai, Warga Buru Selatan Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Nasib malang menimpa Tasrik Hitimala, warga Desa Namrinat Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku.</p>



<p>Tiga hari dilaporkan hilang terseret arus &nbsp;sungai Waetina, desa Namrinat, pemuda 22 tahun itu ditemukan tidak bernyawa, Minggu (26/6/2022) sore.</p>



<p>Jasad korban ditemukan sekitar 7 km dari lokasi korban terseret saat menyeberangi sungai. “Tim SAR menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIT,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Mustari, Minggu malam.</p>



<p>Pencarian hari ketiga, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai sepanjang 11 Km yang membentang dari arah barat hingga arah selatan sungai Waetina.</p>



<p><strong>BACA JUGA:</strong></p>



<p><a href="https://sentraltimur.com/polda-maluku-pecahkan-rekor-muri-minum-jus-pala-terbanyak/">Polda Maluku Pecahkan Rekor MURI Minum Jus Pala Terbanyak – sentraltimur.com</a></p>



<p><a href="https://kliktimes.com/nasional/pemerintah-naikkan-het-minyak-goreng-anggota-dpr-ri-mulyanto-sebut-kebijakan-amatiran/" target="_blank" rel="noopener">Pemerintah Naikkan HET Minyak Goreng, Anggota DPR RI Mulyanto Sebut Kebijakan</a></p>



<p>Operasi pencarian itu, tim SAR membentuk dua tim di lapangan. Tim pertama melibatkan personel Pos SAR Namlea dan Polairud Polda Maluku. Bergerak menyisir sejauh 6 Km dari lokasi kejadian.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/3-hari-hilang-di-sungai-warga-buru-selatan-ditemukan-tewas/">3 Hari Hilang di Sungai, Warga Buru Selatan Ditemukan Tewas</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/3-hari-hilang-di-sungai-warga-buru-selatan-ditemukan-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
