<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KRIMINALITAS &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<atom:link href="https://sentraltimur.com/topic/kriminalitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<description>Berita Terkini Aktual, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 15:34:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2022/04/cropped-Sentraltimur-1-100x75.png</url>
	<title>KRIMINALITAS &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menko Yusril hingga DPR Kecam Aksi Brutal Oknum Brimob di Tual</title>
		<link>https://sentraltimur.com/menko-yusril-hingga-dpr-kecam-aksi-brutal-oknum-brimob-di-tual/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/menko-yusril-hingga-dpr-kecam-aksi-brutal-oknum-brimob-di-tual/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 15:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[BRIMOB]]></category>
		<category><![CDATA[PELAJAR]]></category>
		<category><![CDATA[PENGANIAYAAN]]></category>
		<category><![CDATA[TUAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31771</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/menko-yusril-hingga-dpr-kecam-aksi-brutal-oknum-brimob-di-tual/">Menko Yusril hingga DPR Kecam Aksi Brutal Oknum Brimob di Tual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas wafatnya Arianto Tawakkal (14).</p>
<p>Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) itu dianiaya hingga tewas oleh anggota Brimob Bripda Masias Siahaya di kota Tual, Maluku.</p>
<p>Yusril sangat menyesalkan insiden yang merenggut nyawa Arianto. &#8220;Saya pribadi maupun sebagai Menko Kumham Imipas yang juga menjadi anggota Komite Reformasi Polri sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa ini terjadi. Saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya AT,&#8221; Yusril dalam keterangan tertulis.</p>
<p>Menurut Yusril, tindakan Bripda Masias Siahaya telah melampaui batas perikemanusiaan. Polisi, tegas dia, adalah aparat negara dan penegak hukum yang wajib memberi perlindungan terhadap setiap jiwa, baik terhadap terduga pelaku kejahatan maupun korban kejahatan.</p>
<p>&#8220;Kalau ada oknum polisi menganiaya seseorang, apalagi tergolong anak yang bukan diduga melakukan kesalahan, maka tindakan itu sungguh-sungguh di luar perikemanusiaan,&#8221; katanya melansir <em>cnnindonesia.com</em>, Senin (23/2/2026).</p>
<p>Sementara itu, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian memandang peristiwa penganiayaan tersebut sebagai tragedi kemanusiaan sekaligus tamparan keras bagi negara dalam upaya melindungi anak dan menjamin rasa aman bagi pelajar.</p>
<p>&#8220;Kekerasan oleh aparat terhadap warga sipil, terlebih terhadap anak yang masih berstatus pelajar, tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun,&#8221; ujar Hetifah.</p>
<p>Selaku ketua komisi yang membidangi urusan pendidikan, dia menekankan, sekolah dan ruang publik harus menjadi ruang aman bagi anak untuk tumbuh dan belajar.</p>
<p>Tindakan represif yang berujung pada hilangnya nyawa tidak hanya mencederai rasa keadilan, tetapi juga merusak kepercayaan publik pada institusi negara.</p>
<p>Hetifah meminta proses hukum dilakukan secara transparan, objektif, dan tegas melalui mekanisme pidana maupun penegakan kode etik terhadap Bripda Masias Siahaya. &#8220;Tidak boleh ada impunitas atau pelanggaran yang mengakibatkan kematian. Dalam kerangka hukum pidana nasional, perbuatan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa memiliki konsekuensi serius dan harus ditegakkan tanpa kompromi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/menko-yusril-hingga-dpr-kecam-aksi-brutal-oknum-brimob-di-tual/">Menko Yusril hingga DPR Kecam Aksi Brutal Oknum Brimob di Tual</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/menko-yusril-hingga-dpr-kecam-aksi-brutal-oknum-brimob-di-tual/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Oknum Brimob Penganiaya Pelajar Tual Jalani Sidang Etik</title>
		<link>https://sentraltimur.com/oknum-brimob-penganiaya-pelajar-tual-jalani-sidang-etik/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/oknum-brimob-penganiaya-pelajar-tual-jalani-sidang-etik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 15:11:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[BRIMOB]]></category>
		<category><![CDATA[KAPOLDA]]></category>
		<category><![CDATA[PELAJAR]]></category>
		<category><![CDATA[SIDANG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31767</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Polda Maluku menggelar sidang kode etik terhadap anggota Brimob Bripda Masias Siahaya....</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/oknum-brimob-penganiaya-pelajar-tual-jalani-sidang-etik/">Oknum Brimob Penganiaya Pelajar Tual Jalani Sidang Etik</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> – Polda Maluku menggelar sidang kode etik terhadap anggota Brimob Bripda Masias Siahaya.</p>
<p>Anggota Brimob Kompi 1 Batalion C Pelopor Polda Maluku itu merupakan tersangka penganiayaan pelajar bernama Arianto Tawakkal (14) hingga tewas pada Kamis (19/2/2026).</p>
<p>Sidang berlangsung tertutup bagi wartawan di ruang Bidang Propam Polda Maluku, Senin (23/2/2026). Sidang dihadiri pengawas eksternal dari sejumlah lembaga, yaitu Komnas HAM, Komnas Anak, UPTD PPA Provinsi Maluku dan LSM Pemberdayaan Perempuan dan Anak.</p>
<p>Hingga pukul 22.20 WIT, sidang kode etik masih berlangsung di Polda Maluku. Polda Maluku menargetkan sidang kode etik terhadap tersangka Bripda Masias Siahaya akan selesai hari ini.</p>
<p>Sebanyak lima saksi yang telah memberikan kesaksiannya termasuk saksi korban Nasir. Sementara 4 saksi sedang memberikan kesaksian, dan 5 saksi lainnya masih mengantre untuk memberikan kesaksian.</p>
<p>Sebelumnya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto mengatakan sidang kode etik akan digelar sesuai ketentuan Propam. Sebagian proses dapat dibuka untuk umum, namun ada tahapan yang bersifat tertutup guna mendalami fakta kejadian. Hasil sidang tetap akan diumumkan secara terbuka.</p>
<p>Kapolda Dadang menegaskan proses etik dan proses pidana berjalan terpisah. Sidang kode etik dilaksanakan di Polda Maluku, sedangkan proses penyidikan pidana ditangani Polres Tual karena mayoritas saksi berada di wilayah tersebut.</p>
<p>Untuk percepatan proses hukum, Polda Maluku telah berkoordinasi dengan pihak kejaksaan. Kapolda mengaku telah berkomunikasi dengan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Adhi Prabowo untuk mengawal percepatan pemberkasan perkara.</p>
<p>“Saya sudah arahkan penyidik dan Kapolres agar pemberkasan dipercepat. Target kami Selasa atau Rabu berkas sudah diserahkan ke penuntut umum untuk diteliti,” katanya.</p>
<p>Setelah dinyatakan lengkap, perkara akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan. Dia menegaskan, tindakan kekerasan oleh anggota tidak dapat ditoleransi dan akan ditindak tanpa diskriminasi. “Meski itu anggota kami, tetap diproses sesuai hukum. Tidak ada toleransi,” tegas Kapolda Dadang.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/oknum-brimob-penganiaya-pelajar-tual-jalani-sidang-etik/">Oknum Brimob Penganiaya Pelajar Tual Jalani Sidang Etik</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/oknum-brimob-penganiaya-pelajar-tual-jalani-sidang-etik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kapolri Marah! Perintahkan Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Dihukum Setimpal</title>
		<link>https://sentraltimur.com/kapolri-marah-perintahkan-oknum-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-dihukum-setimpal/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/kapolri-marah-perintahkan-oknum-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-dihukum-setimpal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 14:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[BRIMOB]]></category>
		<category><![CDATA[KAPOLDA]]></category>
		<category><![CDATA[KAPOLRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31765</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons peristiwa penganiayaan seorang anak di bawah...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/kapolri-marah-perintahkan-oknum-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-dihukum-setimpal/">Kapolri Marah! Perintahkan Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Dihukum Setimpal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons peristiwa penganiayaan seorang anak di bawah umur oleh anggota Brimob Bripda Masias Siahaya di kota Tual, Maluku.</p>
<p>Kapolri marah mendengar kabar kematian Arianto Tawakkal (14) tahun akibat diduga dianiaya Bripda Masias Siahaya.</p>
<p>Jenderal Listyo memerintahkan agar Bripda Masias Siahaya dihukum setimpal.  Anggota Brimob Kompi 1 Batalion C Pelopor Polda Maluku tersebut diminta untuk diproses secara etik maupun pidana.</p>
<p>&#8220;Sama seperti apa yang dirasakan keluarga korban dan masyarakat, saya marah mendengar peristiwa ini terjadi. Ini jelas-jelas menodai muruah institusi Brimob yang harusnya melindungi masyarakat,&#8221; kata Listyo, Senin (23/2/2026).</p>
<p>Mantan Kabareskrim Polri itu mengucapkan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat atas peristiwa yang terjadi.</p>
<p>Listyo telah memerintahkan jajaran untuk mengusut tuntas kasus ini dan menghukum pelaku seberat-beratnya. &#8220;Saya sudah perintahkan agar kasus diusut tuntas dan memastikan hukuman setimpal bagi pelaku dan menegakkan keadilan bagi keluarga korban,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sebelumnya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa mendalam atas meninggalnya remaja berusia 14 tahun.</p>
<p>Dadang menegaskan institusi Polri tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum yang dilakukan anggotanya. Dia memastikan penanganan perkara dilakukan secara tegas, transparan, dan akuntabel.</p>
<p>“Kami turut berduka cita dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi perhatian serius kami dan akan ditangani secara sungguh-sungguh,” tegasnya.</p>
<p>Kapolda Dadang menekankan komitmen Polda Maluku untuk memproses kasus tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan menjunjung prinsip keterbukaan dan objektivitas, serta membuka ruang pengawasan publik.</p>
<p>Bripda Masias Siahaya telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan berdasarkan hasil gelar perkara, Jumat (20/2/2026).</p>
<p>Masias telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk proses etik. Polda Maluku menjadwalkan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Senin (23/2/2026).</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/kapolri-marah-perintahkan-oknum-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-dihukum-setimpal/">Kapolri Marah! Perintahkan Oknum Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Dihukum Setimpal</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/kapolri-marah-perintahkan-oknum-brimob-aniaya-pelajar-hingga-tewas-di-tual-dihukum-setimpal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Razia di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Polisi Sita 700 Liter Sopi</title>
		<link>https://sentraltimur.com/razia-di-pelabuhan-slamet-riyadi-ambon-polisi-sita-700-liter-sopi/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/razia-di-pelabuhan-slamet-riyadi-ambon-polisi-sita-700-liter-sopi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 13:15:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[MIRAS]]></category>
		<category><![CDATA[PELABUHAN]]></category>
		<category><![CDATA[ROSITA UMASUGI]]></category>
		<category><![CDATA[SOPI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31724</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Polda Maluku dan Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menggelar operasi Pekat Salawaku...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/razia-di-pelabuhan-slamet-riyadi-ambon-polisi-sita-700-liter-sopi/">Razia di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Polisi Sita 700 Liter Sopi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Polda Maluku dan Polsek Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menggelar operasi Pekat Salawaku di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon.</p>
<p>Hasilnya polisi berhasil menyita sebanyak 700 liter minuman alkohol tradisional jenis sopi. Ratusan liter miras tersebut diamankan di atas kapal cepat KM Cantik Lestari 77B yang baru tiba di Pelabuhan Slamet Riyadi, Jumat malam (30/1/2026).</p>
<p>&#8220;Tadi malam saat dilakukan razia di Pelabuhan Slamet Riyadi ditemukan minuman keras ilegal jenis sopi sebanyak kurang lebih 700 liter. Razia dilakukan tim Ops Pekat Salawaku Polda Maluku yang dibantu personel KPYS Ambon,&#8221; kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rosita Umasugi, Sabtu (31/1/2026).</p>
<p>Ratusan liter miras tersebut disimpan di sejumlah jerigen lalu dikemas dalam berbagai paketan kardus. Sebagian lainnya disimpan di dalam karung dan tas ransel. Polisi tidak berhasil mengamankan pemilik ratusan miras dalam operasi tersebut.</p>
<p>&#8220;Miras ini di isi dalam jerigen dan dikemas dalam berbagai macam bentuk paket kotak kardus dan karung serta tas ransel yang diduga untuk mengelabui panglihatan pihak keamanan di area pelabuhan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Setelah berhasil mengungkap penyulundupan miras, tim membawa barang bukti ke markas Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku untuk diamankan. &#8220;Saat ini barang bukti sudah diamankan di Ditresnarkoba Polda Maluku,&#8221; jelas Rosita.</p>
<p>Rosita menegaskan operasi Pekat menyasar berbagai kejahatan yang kerap meresahkan masyarakat. Selain miras yang lebih dominan mengganggu gangguan kamtibmas, sasaran lainnya ialah narkoba, prostitusi, premanisme dan berbagai kejahatan jalanan. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/razia-di-pelabuhan-slamet-riyadi-ambon-polisi-sita-700-liter-sopi/">Razia di Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Polisi Sita 700 Liter Sopi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/razia-di-pelabuhan-slamet-riyadi-ambon-polisi-sita-700-liter-sopi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cabut Laporan Polisi, Kasus Flayer Tangkap Wali Kota Ambon Berakhir Damai</title>
		<link>https://sentraltimur.com/cabut-laporan-polisi-kasus-flayer-tangkap-wali-kota-ambon-berakhir-damaii/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/cabut-laporan-polisi-kasus-flayer-tangkap-wali-kota-ambon-berakhir-damaii/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2026 13:01:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AKTIVIS]]></category>
		<category><![CDATA[BODEWIN WATTIMENA]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKOT AMBON]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31722</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Proses hukum terhadap dua aktivis yang diduga memfitnah dan mencemarkan nama baik...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/cabut-laporan-polisi-kasus-flayer-tangkap-wali-kota-ambon-berakhir-damaii/">Cabut Laporan Polisi, Kasus Flayer Tangkap Wali Kota Ambon Berakhir Damai</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Proses hukum terhadap dua aktivis yang diduga memfitnah dan mencemarkan nama baik Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena berakhir damai.</p>
<p>Kasus yang memunculkan polemik di tengah masyarakat itu berakhir setelah kedua aktivis Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw menemui Wali Kota Ambon untuk meminta maaf di kantornya, Jumat petang (30/1/2026).</p>
<p>Usai pertemuan itu Bodewin memerintahkan kuasa hukumnya mencabut laporan terhadap dua aktivis tersebut. “Saat ini saya bersama dengan adek Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw. Beberapa hari terakhir ini kita disibukan dengan pemeberitaan di medsos terkait flayer yang beredar dan terkait Wali Kota Ambon melaporkan dua adik ini ke kepolisian,” kata Bodewin.</p>
<p>“Hari ini kita bertemu berbicara sebagai kakak dan adik, berbicara sebagai orangtua dan anak dan semua persoalan ini telah diselesaikan,” lanjutnya.</p>
<p>Bodewin mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua aktivis menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan yang mereka lakukan. Pencabutan laporan polisi dilakukan sebagai bentuk itikad baik untuk mengakhiri proses hukum kasus tersebut.</p>
<p>“Mereka berdua meminta maaf kepada saya dan saya juga meminta maaf kepada mereka. Ini memberikan pelajaran bagi kita tentang membangun hidup orang basudara di Kota Ambon,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya sakit hati, perbedaan pandangan dan lain-lain akan tetap ada tapi hidup saling mengasihi, saling mengampuni jauh lebih penting untuk membangun kota Ambon. “Karena itu dengan kita bertiga bertemu maka saya sudah meminta kuasa hukum untuk mencabut laporan di polisi dan masalah ini selesai,” tegas Bodewin.</p>
<p>Dia berharap masyarakat Kota Ambon tidak lagi membahas masalah di media sosial dan sebaiknya mencurahkan tenaga dan pikiran untuk bersama-sama pemerintah membangun Ambon yang lebih baik ke depan. “Saya berharap kita hentikan semua diskursus tentang masalah ini, pastikan kita menggunakan semua energi positif kita untuk membangun Ambon yang sama-sama kita cintai,” ajaknya.</p>
<p>“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita semua dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi kita dalam dasar saling menghargai menghormati antara yang satu dengan yang lain,” imbuh Bodewin.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/cabut-laporan-polisi-kasus-flayer-tangkap-wali-kota-ambon-berakhir-damaii/">Cabut Laporan Polisi, Kasus Flayer Tangkap Wali Kota Ambon Berakhir Damai</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/cabut-laporan-polisi-kasus-flayer-tangkap-wali-kota-ambon-berakhir-damaii/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MUI Bursel Desak Polisi Tangkap Pelaku Penistaan Agama: Tidak Cukup Minta Maaf</title>
		<link>https://sentraltimur.com/mui-bursel-desak-polisi-tangkap-pelaku-penistaan-agama-tidak-cukup-minta-maaf/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/mui-bursel-desak-polisi-tangkap-pelaku-penistaan-agama-tidak-cukup-minta-maaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 14:56:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BURSEL]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[PENISTAAN AGAMA]]></category>
		<category><![CDATA[VIDEO VIRAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31704</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buru Selatan, Maluku bersama sejumlah ormas Islam...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/mui-bursel-desak-polisi-tangkap-pelaku-penistaan-agama-tidak-cukup-minta-maaf/">MUI Bursel Desak Polisi Tangkap Pelaku Penistaan Agama: Tidak Cukup Minta Maaf</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Buru Selatan, Maluku bersama sejumlah ormas Islam dan organisasi kepemudaan melaporkan pelaku kasus dugaan penistaan agama, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Pelaku yang dilaporkan ke Polres Buru Selatan (Bursel) adalah tiga orang wanita yang diduga menghina lantunan ayat Alquran dari sebuah masjid yang diposting di media sosial dan viral.</p>
<p>Sekretaris Umum MUI Kabupaten Bursel Rajab Polpoke menegaskan langkah melaporkan kasus tersebut ke polisi setelah pihaknya bersama seluruh ormas Islam dan organisasi kepemudaan Islam menggelar rapat bersama menyikapi masalah tersebut.</p>
<p>“Kita dari MUI, ormas Islam dan OKP sudah rapat bersama untuk menyikapi kasus penistaan agama yang lagi viral itu, dan tadi kita ke Polres untuk lapor secara resmi agar diproses hukum,” kata Rajab kepada <strong>sentraltimur.com</strong> via telepon, Kamis.</p>
<p>Saat melaporkan kasus tersebut, MUI dan ormas Islam menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap kepada kapolres atas kejadian tersebut. Dalam tuntutan tersebut, MUI mendesak agar para pelaku dugaan penistaan agama segera ditangkap dan diproses hukum.</p>
<p>“Kami juga menyerahkan pernyataan sikap mengenai masalah ini. Intinya kami minta agar para pelaku segera diporses hukum,” sebutnya.</p>
<p>Dari penjelasan Polres Bursel, masalah tersebut telah diselesaikan di Polsek Leksula. Para pelaku dalam video tersebut juga telah membuat video permintaan maaf mereka. “Permintaan maaf tetap kita terima tapi proses hukum harus tetap jalan agar ada efek jera dan agar tidak lagi terjadi masalah seperti ini,” tegas Rajab.</p>
<p>Dia menegaskan bila masalah tersebut hanya diselesaikan dengan permintaan maaf, hal itu akan menjadi preseden buruk. Dan kejadian serupa bisa saja terulang karena masyarakat menilai tidak ada konsekuensi hukum.</p>
<p>“Ini bukan masalah pribadi jadi tidak cukup meminta maaf. Kalau tidak diproses hukum maka ini menjadi preseden buruk dan bisa memicu bibit-bibit konflik yang tidak kita inginkan bersama,” ujarnya mengingatkan.</p>
<p><strong>Berikut pernyataan sikap dan tuntutan MUI Bursel: </strong></p>
<ol>
<li>Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Buru Selatan menyatakan bahwa penistaan agama adalah kejahatan serius, bukan pelanggaran ringan, dan tidak boleh ditoleransi dalam bentuk apa pun.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="2">
<li>Tindakan penistaan agama yang dilakukan secara sengaja di ruang publik merupakan perbuatan biadab secara moral, menyimpang secara sosial, dan kriminal secara hukum.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ol start="3">
<li>Setiap pembiaran terhadap pelaku penista agama akan menjadi preseden buruk, merusak kewibawaan hukum, serta berpotensi memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.</li>
</ol>
<p>Dasar hukum Pasal 300 KUHP Baru (UU No 1 Tahun 2023): Setiap orang di muka umum yang: a. melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan; b. menyatakan kebencian atau permusuhan; atau menghasut untuk melakukan permusuhan, Kekerasan, atau diskriminasi, terhadap agama, kepercayaan orang lain, golongan, atau kelompok atas dasar agama atau kepercayaan di Indonesia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau pidana denda paling banyak kategori IV.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/mui-bursel-desak-polisi-tangkap-pelaku-penistaan-agama-tidak-cukup-minta-maaf/">MUI Bursel Desak Polisi Tangkap Pelaku Penistaan Agama: Tidak Cukup Minta Maaf</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/mui-bursel-desak-polisi-tangkap-pelaku-penistaan-agama-tidak-cukup-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muncul Flayer Seruan Demo Tangkap Wali Kota, Pemkot Ambon Lapor 2 Aktivis ke Polisi</title>
		<link>https://sentraltimur.com/muncul-flayer-seruan-demo-tangkap-wali-kota-pemkot-ambon-lapor-2-aktivis-ke-polisi/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/muncul-flayer-seruan-demo-tangkap-wali-kota-pemkot-ambon-lapor-2-aktivis-ke-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 13:18:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BODEWIN WATTIMENA]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKOT AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[WALI KOTA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31698</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Dua aktivis di Kota Ambon, Maluku yang menyerukan aksi demo terhadap Wali...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/muncul-flayer-seruan-demo-tangkap-wali-kota-pemkot-ambon-lapor-2-aktivis-ke-polisi/">Muncul Flayer Seruan Demo Tangkap Wali Kota, Pemkot Ambon Lapor 2 Aktivis ke Polisi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Dua aktivis di Kota Ambon, Maluku yang menyerukan aksi demo terhadap Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dilaporkan ke polisi.</p>
<p>Keduanya dilaporkan oleh Bagian Hukum Pemerintah Kota Ambon setelah flayer seruan aksi yang dinilai menjurus fitnah dan upaya pembunuhan karakter terhadap Wali Kota Ambon beredar di media sosial.</p>
<p>Aktivis yang dilaporkan yakni Mujahidin Buano dan Osama Rumbouw, koordinator aksi yang bertanggung jawab atas beredarnya flayer tersebut.</p>
<p>Juru Bicara Pemerintah Kota Ambon Ronald Lekransy menegaskan pemerintah Kota Ambon telah membuat laporan ke polisi terkait beredarnya flayer seruan aksi tangkap dan penjarakan Wali Kota Ambon. “Pemkot Ambon melalui bagian hukum telah melayangkan laporan polisi terkait beredarnya flayer seruan aksi tangkap dan penjarakan Wali Kota Ambon,” kata Ronald dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Dia menyampaikan flayer seruan aksi terhadap Wali Kota Ambon yang beredar luas di jagad maya menyajikan opini terkait pungutan retribusi terhadap tambang galian C atau yang kini dikenal dengan istilah Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).</p>
<p>Flayer seruan aksi demo yang beredar itu menyatakan Pemkot Ambon telah memberikan izin dan memungut retribusi dari tambang yang diduga ilegal sebagai informasi sesat dan tidak benar.</p>
<p>Ronald menegaskan isi seruan yang menyatakan Pemkot Ambon memungut retribusi dari tambang yang diduga ilegal, serta memberikan izinnya adalah informasi yang tidak benar. “Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020, bupati, wali kota tidak lagi memiliki kewenangan untuk memberikan izin usaha pertambangan termasuk galian C atau batuan,” katanya.</p>
<p>Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon ini menegaskan narasi dalam flayer tersebut merupakan tuduhan kriminal. Flayer tersebut juga berisi opini yang sengaja dibangun untuk membunuh karakter wali kota Ambon seolah-olah wali kota terlibat dalam kejahatan. “Sehingga semua tuduhan itu memiliki konsekwensi hukum. Karena itu laporan polisi dilayangkan ke Polresta Pulau Ambon hari ini,” ungkap Ronald.</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/muncul-flayer-seruan-demo-tangkap-wali-kota-pemkot-ambon-lapor-2-aktivis-ke-polisi/">Muncul Flayer Seruan Demo Tangkap Wali Kota, Pemkot Ambon Lapor 2 Aktivis ke Polisi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/muncul-flayer-seruan-demo-tangkap-wali-kota-pemkot-ambon-lapor-2-aktivis-ke-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Viral 2 Wanita di Bursel Hina Lantunan Ayat Alquran, Ujungnya Minta Maaf</title>
		<link>https://sentraltimur.com/video-viral-2-wanita-di-bursel-hina-lantunan-ayat-alquran-ujungnya-minta-maaf/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/video-viral-2-wanita-di-bursel-hina-lantunan-ayat-alquran-ujungnya-minta-maaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 12:59:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BURSEL]]></category>
		<category><![CDATA[PELAKU]]></category>
		<category><![CDATA[VIDEO VIRAL]]></category>
		<category><![CDATA[WANITA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31696</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Sebuah video yang menampilkan dua wanita di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan,...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/video-viral-2-wanita-di-bursel-hina-lantunan-ayat-alquran-ujungnya-minta-maaf/">Video Viral 2 Wanita di Bursel Hina Lantunan Ayat Alquran, Ujungnya Minta Maaf</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Sebuah video yang menampilkan dua wanita di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Maluku mengejek lantunan ayat Alquran yang diperdengarkan lewat pengeras suara masjid viral di media sosial.</p>
<p>Video berdurasi 23 detik itu tampak dua orang wanita tersebut berjalan tak jauh dari masjid sambil mengejek lantunan ayat suci Alquran yang sedang diputar melalui pengeras suara.</p>
<p>Keduanya menutup wajahnya dengan kain menyerupai cadar lalu mengejek lantunan ayat Alquran sambil terus tertawa. Sementara salah satu teman mereka terus merekam aksi tersebut dengan kamera ponsel.</p>
<p>Video tidak pantas itu diposting di akun media sosial milik salah satu pelaku, Rabu (28/1/2026). Setelah diunggah ke media sosial, video dengan cepat viral dan menuai beragam hujatan dari warga net.</p>
<p>Polsek Leksula turun tangan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan salah seorang pelaku berinisial AN yang menggunggah video tersebut di sosial media. AS digiring ke Polsek Leksula untuk diinterogasi. Dia mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan bersama dua temannya.</p>
<p>Kepala Seksi Humas Polres Buru Selatan Ipda Dedi Limehuwey menuturkan setelah video itu viral, aparat Polsek Leksula mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak sosial dari perbuatan ketiga pelaku. “Kejadiannya kemarin dan Polsek Leksula langsung merespons dengan cepat,” kata Dedi kepada awak media, Kamis (29/1/2026).</p>
<p>Dedi tidak menjelaskan alasan ketiga wanita tersebut membuat video itu dan menyebarkannya ke media sosial.</p>
<p>Polsek Leksula yang mengamankan pelaku berkoordinasi dengan para tokoh agama, pemerintah Desa Leksula dan Kantor Urusan Agama Kecamatan Leksula untuk menenangkan situasi. “Kemudian anak-anak (pelaku) di dalam video tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video di kantor Polsek,” ujarnya.</p>
<p>Dari video permintaan maaf yang beredar, AN didampingi Kapolsek, tokoh agama dan pemerintah desa menyampaikan permohonan maaf. “Dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat Islam di Indonesia khususnya di Kabupaten Buru Selatan,” katanya. (TIM)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/video-viral-2-wanita-di-bursel-hina-lantunan-ayat-alquran-ujungnya-minta-maaf/">Video Viral 2 Wanita di Bursel Hina Lantunan Ayat Alquran, Ujungnya Minta Maaf</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/video-viral-2-wanita-di-bursel-hina-lantunan-ayat-alquran-ujungnya-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cabuli Siswi SMP, Oknum Guru di Malteng Diamuk Massa Lalu Dibawa ke Polisi</title>
		<link>https://sentraltimur.com/cabuli-siswi-smp-oknum-guru-di-malteng-diamuk-massa-lalu-dibawa-ke-polisi/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/cabuli-siswi-smp-oknum-guru-di-malteng-diamuk-massa-lalu-dibawa-ke-polisi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 15:01:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[POLRESTA AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[SISWI]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31682</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; AK, oknum guru di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah berurusan dengan polisi...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/cabuli-siswi-smp-oknum-guru-di-malteng-diamuk-massa-lalu-dibawa-ke-polisi/">Cabuli Siswi SMP, Oknum Guru di Malteng Diamuk Massa Lalu Dibawa ke Polisi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; AK, oknum guru di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah berurusan dengan polisi usai tepergok mencabuli seorang siswi SMP.</p>
<p>Pelaku melancarkan aksi bejatnya terhadap korban berusia 14 tahun di salah satu dusun di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Senin malam (26/1/2026).</p>
<p>Warga yang memergoki perbuatan bejat menghakimi pria berusia 56 tahun hingga babak belur. Setelah itu warga menggelandang AK ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.</p>
<p>Kapolsek Salahutu Iptu Haris mengatakan sebelum digrebek dan dihakimi warga, sepekan lalu AK telah dilaporkan oleh keluarga korban atas perbuatan yang sama terhadap korban. “Sudah dilaporkan minggu lalu, tapi pelaku ini menghindar dan Senin malam pelaku ini datang lagi temui korban dan mencabulinya, saat itu dia langsung ditangkap warga,” kata Haris kepada awak media, Selasa (27/1/2026).</p>
<p>Polisi yang mendapatkan laporan, mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan AK dari amukan massa. Selanjutnya petugas dan sejumlah warga membawa AK ke kantor polisi. “Kita datang langsung kita amankan. Saat ini pelaku sudah kita serahkan ke unit PPA Polresta Pulau Ambon untuk ditangani,” ujarnya.</p>
<p>Kepala Seksi Humas Polresta Pulau Ambon Ipda Janete Luhukay mengatakan pencabulan bermula saat korban sedang bermain ponsel di depan gapura di sebuah dusun di kecamatan Salahutu.</p>
<p>Tak berselang lama, pelaku datang dan mengajak korban berjalan ke lokasi tempat pembuangan sampah dan melakukan aksi bejatnya. “Setelah mencabuli korban, pelaku memberikan korban uang Rp 50 ribu,” kata Janete.</p>
<p>Usai digagahi, korban pulang ke rumah dan menceritakan perbuatan bejat pelaku kepada orangtuanya. Orangtua korban melaporkan ke polisi, namun saat dipanggil polisi, pelaku kerap mangkir.</p>
<p>Hingga akhirnya pelaku kembali mendatangi korban dan mencabulinya di tempat yang sama dan akhirnya ditangkap warga.</p>
<p>Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik menetapkan AK sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Polresta Pulau Ambon.</p>
<p>Atas perbuatan bejatnya itu, AK terancam dijerat Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/cabuli-siswi-smp-oknum-guru-di-malteng-diamuk-massa-lalu-dibawa-ke-polisi/">Cabuli Siswi SMP, Oknum Guru di Malteng Diamuk Massa Lalu Dibawa ke Polisi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/cabuli-siswi-smp-oknum-guru-di-malteng-diamuk-massa-lalu-dibawa-ke-polisi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Misterius yang Selundupkan Narkoba ke Lapas Ambon Diciduk, Ternyata Mahasiswa</title>
		<link>https://sentraltimur.com/pria-misterius-yang-selundupkan-narkoba-ke-lapas-ambon-diciduk-ternyata-mahasiswa/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/pria-misterius-yang-selundupkan-narkoba-ke-lapas-ambon-diciduk-ternyata-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2026 14:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DITRESNARKOBA]]></category>
		<category><![CDATA[LAPAS]]></category>
		<category><![CDATA[POLISI]]></category>
		<category><![CDATA[SABU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31641</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Pria misterius yang berusaha menyelundupkan sabu ke Lapas Kelas IIA Ambon akhirnya...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/pria-misterius-yang-selundupkan-narkoba-ke-lapas-ambon-diciduk-ternyata-mahasiswa/">Pria Misterius yang Selundupkan Narkoba ke Lapas Ambon Diciduk, Ternyata Mahasiswa</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Pria misterius yang berusaha menyelundupkan sabu ke Lapas Kelas IIA Ambon akhirnya diciduk polisi.</p>
<p>Pria inisial AP yang ditangkap petugas tersebut ternyata berstatus mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Kota Ambon.</p>
<p>Sebelumnya AP berusaha menyelundupkan enam paket sabu ke dalam Lapas Ambon, Minggu (4/1/2026) lalu. Pelaku memasukkan barang haram tersebut ke dalam roti tawar.</p>
<p>“Pelaku yang mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Lapas Ambon sudah kita amankan. Inisialnya AP,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Indra Gunawan kepada awak media, Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Penangkapan AP dilakukan setelah aparat gabungan Satuan Reserse Narkoba Polresta Pulau Ambon dan tim Reserse Narkoba Polda Maluku melakukan investigasi dan melacak keberadaan pelaku. “Ini merupakan investigasi gabungan antara Polda dan Polresta,” sebutnya.</p>
<p>Gunawan tidak menjelaskan kapan operasi penangkapan AP dilakukan. Ia hanya memastikan lokasi penangkapan berada di sebuah kawasan di Kecamatan Sirimau. Kota Ambon.</p>
<p>Penyidik masih terus memeriksa AP untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba di Lapas Ambon dan siapa saja yang terlibat dalam kasus tersebut. “Saat ini proses penyidikan dan pengembangan kasus tersebut masih terus dilakukan,” ujar Gunawan.</p>
<p>Terbongkarnya kasus tersebut menegaskan bahwa Lapas masih menjadi target peredaran narkotika, meskipun sistem pengawasan terus diperketat. “Karena itu diperlukan kerja sama lintas institusi serta penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan agar peredaran narkotika dapat diputus hingga ke akar jaringannya,” sebutnya.</p>
<p>Sebelumnya petugas Lapas Kelas IIA Ambon menggagalkan upaya penyelundupan enam paket sabu yang disimpan di dalam roti tawar. Pelaku kabur usai menitipkan barang ke petugas untuk diserahkan ke narapidana penghuni Lapas. (MAN)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/pria-misterius-yang-selundupkan-narkoba-ke-lapas-ambon-diciduk-ternyata-mahasiswa/">Pria Misterius yang Selundupkan Narkoba ke Lapas Ambon Diciduk, Ternyata Mahasiswa</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/pria-misterius-yang-selundupkan-narkoba-ke-lapas-ambon-diciduk-ternyata-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
