banner 728x250

Kementerian BUMN Habiskan Rp3,8 Triliun untuk Ajang MotoGP

KEMENTERIAN BUMN
Sirkuit Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat akan digunakan sebagai ajang MotoGP 2022. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Kementerian BUMN merogoh kocek Rp3,8 triliun untuk menggelar MotoGP di Indonesia.

Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo mengatakan penyelenggaraan MotoGP merupakan salah satu sinergi BUMN yang cukup luas. Karena itu sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut berinvestasi untuk ajang ini.

“Jadi kita sudah menginvestasikan total Rp3,8 triliun dalam berbagai bentuk,” ujanya dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (6/3/2022).

Mantan Dirut Bank Mandiri itu menjelaskan investasi tersebut terbagi dalam berbagai bentuk, seperti fasilitas sirkuit dan pendukungnya, paddock dan fasilitas lainnya.

BACA JUGA:

Ini Profil Ongen Saknosiwi: Petinju Maluku Peraih Gelar WBC Asia – sentraltimur.com

Ini Inovasi WhatsApp untuk Voice Note – kliktimes.com

Selain itu bentuk investasi lainnya adalah pembangunan Bandara Lombok Raya Airport oleh AP I serta Pelabuhan Gilimas oleh Pelindo. “Jadi seluruh investasi ini secara total mencapai total Rp3,8 triliun,” katanya.

Kartiko menjelaskan pembangunan lintas utama sirkuit mandalika sepanjang 4,31 kilometer yang memiliki 17 tikungan tersebut dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk.

Lingkup pekerjaan oleh PTPP, antara lain track lane, verge hingga Observation Deck. Sedangkan Wika Gedung (WEGE) menggarap pembangunan area paddock yang dapat menampung sampai dengan 50 garasi. “MotoGp ini memang salah satu sinergi BUMN yang sangat luas,” tandas Kartiko.

MotoGP Mandalika Tersisa 1.300 Tiket

Sementara itu, Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria mengatakan ketersedian tiket MotoGP Indonesia 2022 hanya menyisakan 1.300 tiket di babak kualifikasi.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram