banner 728x250

25 Burung Nuri Dilepasliarkan ke Habitatnya di Pulau Buru

25 BURUNG
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Maluku melepasliarkan 25 ekor burung nuri ke habitatnya di kawasan konservasi suaka alam Gunung Masbait Kabupaten Buru. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Maluku melepasliarkan 25 ekor burung Nuri Maluku (eos bomea).

Hewan yang dilindungi itu lepaskan di habitatnya di kawasan konservasi suaka alam Gunung Masbait Kabupaten Buru, Maluku.

Puluhan Nuri itu merupakan hasil kegiatan translokasi satwa dari BKSDA Nusa Tenggara Barat (NTB). Saat ini penanganan perkaranya tangani oleh Polres Bima, Polda NTB.

Kepala BKSDA Maluku Danny H. Pattipeilohy mengatakan pelepasliaran puluhan satwa endemik asal Maluku itu berlangsung pada Jumat (8/4/2022).

BACA JUGA:

Tolak Penundaan Pemilu, Ribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubernur dan DPRD Maluku – sentraltimur.com

Pemerintah Naikkan HET Minyak Goreng, Anggota DPR RI Mulyanto Sebut Kebijakan Amatiran – kliktimes.com

Sebelum lepasliarkan ke habitat aslinya, satwa tersebut terlebih dahulu menjalani proses karantina, rehabilitasi dan pemeriksaan kesehatan di Balai Karantina Satwa, Ambon.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut ketahui bahwa satwa-satwa yang lepasliarkan dalam kondisi yang sehat, liar. Dan juga bebas dari virus pembawa penyakit,” kata Danny dalam keterangan tertulis yang diterima sentraltimur.com, Selasa (12/4/2022).

Dia menjelaskan, kawasan konservasi Suaka Alam Gunung Masbait jadikan sebagai lokasi pelepasliaran puluhan nuri tersebut. Karena  kawasan tersebut merupakan salah satu habitat asli dari burung Nuri Maluku.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram