banner 728x250

Anjing Rabies Gigit 26 Warga, Pj Walkot Ambon Minta Polisi Tembak

ANJING WARGA
Seekor anjing berwarna hitam dihabisi warga. Anjing pengidap rabiest tersebut diduga yang menggigit puluhan warga kota Ambon. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Puluhan warga di Kota Ambon dilaporkan telah menjadi korban gigitan anjing yang mengidap penyakit rabies.

Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menjamin Dinas Kesehatan akan mengambil langkah penanganan kepada para korban gigitan anjing pengidap rabies.

“Saya sudah minta Dinkes memberikan vaksin rabies kepada para korban. Kita bisa membantu sebatas itu dan siapapun yang digigit anjing agar segera melapor,” kata Bodewin, Selasa (23/8/2022).

Mencegah anjing rabies terus meneror warga, dia telah berkoordinasi dengan polisi agar menembak anjing rabies yang berkeliaran di lingkungan masyarakat.

“Kita koordinasi dengan polisi bantu untuk ditembak agar tidak memakan korban lagi,” ujarnya.

15 Orang Divaksin Rabies

Warga yang menjadi korban amukan anjing rabies itu telah menjalani perawatan. Mereka diberikan vaksin rabies.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mencatat sebanyak 26 orang di Ambon menjadi korban gigitan anjing rabies. “Sampai saat ini ada 26 orang yang menjadi korban anjing rabies,” kata Wendy.

Dia mengatakan para korban gigitan anjing tersebut telah ditangani oleh petugas Puskesmas dengan cara diberikan anti tetanus dan rabies.

“Senin kemarin sudah dilakukan pemberian vaksin kepada 15 korban dan hari ini dilanjutkan lagi pemberian vaksin kepada 11 korban,” ujarnya.

Dia meminta warga yang digigit anjing segera melaporkan ke petugas kesehatan atau langsung segera mendatangi Puskesmas atau rumah sakit terdekat agar segera dilakuan penanganan.

“Jangan sembarangan membersihkan luka gigitan. Segera bawa korban ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk ditangani,” tandas Wendy.

Dia mengimbau warga untuk dapat mengantisipasi penularan rabies dengan cara memperhatikan perilaku dan kondisi anjing peliharaan. Selain itu warga juga diminta untuk tidak melepaskan anjing peliharaan berkeliaran di luar rumah.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram