banner 728x250

13 ABK Terpapar Corona, Satu Meninggal di Ambon

Ilustrasi pemakaman pasien corona yang meninggal dunia. (FOTO: ANTARA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Satu anak buah kapal (ABK) berinisial AR (53) asal warga Semarang, Jawa Tengah meninggal dunia terpapar Covid-19 di RSUD M. Haulussy Ambon, Minggu (23/5).

“Iya, ada satu pasien terkonfirmasi covid meninggal di RSU Haulussy rujukan dari RS Siloam ber-KTP Jawa Tengah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy, Minggu (23/5).

Korban diketahui sempat dirawat di RS Siloam setelah dirujuk ke RSUD Haulussy. Pasien dirawat di ruang isolasi untuk dilakukan penanganan kesehatan berdasarkan standar operasi WHO.

https://f83cce070671a25acbc4124ef39e39e1.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html Pada Minggu dini hari pasien menghembuskan napas terakhir di ruangan khusus pasien virus corona RSUD Haulussy.

Jenazah kemudian dibawa ke ruangan mayat untuk proses pemulasaran selanjutnya dimakamkan di taman pemakaman khusus corona di TPU Hunuth, Durian patah, Kota Ambon.

Sebelumnya, 13 Anak Buah Kapal (ABK) asal Surabaya, Jawa Timur dilaporkan terpapar virus corona dan menjalani isolasi mandiri di atas kapal.

“Dari pemeriksaan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP), mereka warga Surabaya,” kata Sekretaris Kota Ambon, Antony Gustav Latuheru saat meninjau program vaksinasi Astrazeneca, Kamis (20/5/2021).

Namun Antony tak merinci belasan ABK itu terpapar corona usai kapal bersandar di Kota Ambon.

Para ABK tersebut, kata dia sudah mendapatkan perawatan medis setelah Satgas Covid-19 memeriksa dan mengizinkan karantina mandiri di atas kapal.

Sebab, Pemkot Ambon tak lagi memiliki lokasi karantina tambahan usai wilayahnya turun menjadi zona kuning atau risiko sedang penularan covid-19. (CNN/RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram