banner 728x250

Sebelum Membakar KMP Lelemuku, Tersangka Ribut dengan Sesama ABK

KMP Lelemuku terbakar di dermaga Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (24/5/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Romi Agusriansyah mengungkapkan tersangka pembakar KMP Lelemuku sempat terlibat cekcok dengan sesama anak buah kapal (ABK) di atas kapal.

“Sebelum membakar kapal, tersangka YM ini sempat terlibat cekcok dengan rekan-rekannya sesama ABK,” kata Romi dihubungi sentraltimur.com, Selasa malam (25/5/2021).

Tersangka dalam keadaan mabuk saat adu mulut dengan rekan ABK. Tersangka juga sempat menantang rekan-rekannya untuk berkelahi sebelum akhirnya dia membakar kapal tersebut.

“Soal motif itu dia (tersangka) ini dalam kondisi mabuk lalu ngamuk. Itu karena kondisi mabuk bukan ribut karena apa-apa, lalu dia nantangin teman-temannya,” terang Romi.

Romi menerangkan pascainsiden itu, pihaknya memeriksa 19 orang saksi termasuk sejumlah ABK untuk dimintai keterangannya. Polisi telah olah TKP untuk mengungkap penyebab armada transportasi laut itu.

“Sebanyak 19 saksi yang telah dimintai keterangan dan hasil olah TKP kita sudah gelar perkara dan kita sudah naikan status YM ini (dari saksi) sebagai tersangka,” katanya.

KMP Lelumuku merupakan armada transportasi milik Pemkab Kepulauan Tanimbar yang selama ini beroperasi melayani rute antarpulau di wilayah tersebut.

KMP Lelemuku terbakar di Dermaga Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Senin (24/5/2021) sekira pukul 18.30 WIT.

Api dengan cepat membakar seluruh bagian kapal konstruksi baja itu hingga ke ruangan mesin. Kobaran api dan asap hitam membumbung tinggi ke udara.

Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Kepulauan Tanimbar dan satu unit mobil water canon milik Kompi III Yon C Pelopor Brimob Polda Maluku dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah. Kebakaran baru berhasil dipadamkan setelah delapan jam. (MMS)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram