banner 728x250

DPRD Maluku Kutuk Aksi Penembakan di Saparua

AKSI SAPARUA
Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun mengutuk aksi penembakan misterius di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Satu nyawa melayang dan satu orang menderita luka tembak dalam insiden yang terjadi pada Senin (15/5/2023).

Menurut Benhur aksi penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Maluku sudah berulang terjadi. Dia berharap aparat keamanan mampu menangkap pelaku untuk memberikan kenyamanan serta menciptakan situasi yang kondusif di masyarakat.

DPRD Maluku kata Benhur, mengutuk peristiwa penembakan dan berharap semua lapisan masyarakat mendukung langkah TNI, Polri mengusut kasus tersebut.

”Mari bersama kita dukung penuh TNI, Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pulau Saparua dan sekitarnya,” kata Benhur di Gedung DPRD Maluku, kota Ambon, Selasa (16/05/2023).

Peristiwa penembakan oleh OTK sudah berulang kali terjadi di Maluku, karena itu dia berharap Polda Maluku serius menangani masalah ini sampai tuntas. “Harapan kami ke depan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

DPRD akan mendorong Pemerintah Provinsi Maluku dan kepolisian melakukan langkah-langkah antisipatif. Polda Maluku diharapkan mampu mengungkap motif di balik penembakan dan melakukan langkah langkah terukur untuk menangani persoalan tersebut.

“Penembakan misterius ini kita tidak tahu motif yang melatar belakangi sehingga ini terjadi,” kata ketua DPD PDIP Maluku in.

Aksi penembakan oleh OTK yang merenggut korban jiwa menurut Benhur akan memunculkan rasa tidak nyaman di masyarakat. “Tidak nyaman karena setiap kali peristiwa ini terjadi selalu saja misterius dan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Benhur.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram