banner 728x250
Ragam  

Warga Malteng Diimbau Kurangi Penggunaan Sampah Plastik

PENGGUNAAN SAMPAH
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah Kornelis Soparue. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sampah menjadi persoalan pelik di seluruh dunia. Meningkatnya volume sampah menjadi masalah yang sulit diatasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Maluku Tengah Kornelis Soparue menyebutkan masalah sampah yang krusial dan sulit sehingga dunia kerepotan mengurusi sampah.

“Tema hari lingkungan sedunia mengurusi sampah, pengelolaan sampah plastik. Itu mungkin gambaran besarnya, sehingga Kementerian Lingkungan Hidup sendiri merasa untuk bisa mengakses informasi terkait sampah plastik ini ke semua lini jenjang sampai ke kabupaten/kota,” kata Kornelis, Selasa (27/6/2023).

Momentum perayaan Idul Adha 1444 Hijriah, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup mengantisipasi bagaimana mengurangi sampah plastik di setiap momen. “Momentum saat ini adalah Idul Adha. Untuk sampah plastik tujuannya menggambarkan komitmen pemerintah pada sampah plastik agar kita kurangi bersama. Kemudian diharapkan dari masyarakat setempat yang memproduksi sampah plastik agar bisa dikurangi,” imbaunya.

Sesuai arahan pemerintah harus memulai dari rumah. Karena rumah tangga merupakan produsen sampah. “Kita imbau masyarakat dari rumah itu kita sudah pilih sampahnya. Dalam momen Idul Adha ini memang pemerintah berusaha mengurangi sampah plastik. Kita tahu bahwa sampah plastik itu bertahan sampai ratusan tahun,” jelas Kornelis.

Untuk itu, Kornelis berharap agar kurangi sampah plastik di momen Idul Adha. “Masyarakat mesti diedukasi. Kita berharap masyarakat mengganti wadah dengan komponen plastik agar mengurangi sampah plastik,” harap dia. (ADI)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram