AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Maluku memastikan kualitas dan keamanan hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan bagi pelajar aman dikonsumsi.
Kepala SPPG Polda Maluku, Febrianti Mahrani Kolly mengungkapkan MBG yang disajikan bagi pelajar selama ini dilakukan dengan penerapan standar yang ketat, mulai dari tahap pemilihan bahan baku, produksi hingga pengemasan akhir.
“Proses pengolahan dilakukan dengan prinsip higienitas tinggi, mulai dari pencucian, pemotongan, hingga teknik memasak yang benar. Tujuannya adalah menjaga kandungan gizi tetap utuh dan aman dikonsumsi,” kata Febrianti kepada sentraltimur.com, Jumat (31/10/2025).
Seluruh bahan pangan yang akan dimasak untuk sajian MBG, seperti beras, sayuran, ikan, daging maupun telur dan lainnya dipilih secara teliti untuk memastikan hanya bahan segar dan berkualitas yang digunakan.
“Dalam proses produksinya, SPPG Polda Maluku menerapkan standar ketat mulai dari tahap pemilihan bahan baku hingga pengemasan akhir,” ujarnya.
SPPG merupakan unit atau dapur yang dibentuk untuk mendukung program MBG bagi siswa. Unit ini bertugas menyiapkan makanan bergizi dan higienis sesuai standar untuk didistribusikan
Polda Maluku membawahi 22 SPPG mitra masyarakat yang mengelola dapur MBG. Semua tim SPPG yang mengelola dapur MBG menjalankan tugasnya dengan standar higienis tinggi.
Untuk menjamin keamanan MBG yang akan disajikan ke pelajar, Tim Kesehatan Polri melakukan uji kelayakan makanan menggunakan dua metode. Pertama, uji organoleptik untuk menilai kondisi fisik dan cita rasa makanan, serta uji kimia guna memastikan tidak terdapat bahan berbahaya seperti arsenik, sianida, nitrit, maupun formalin.

“Setelah dinyatakan lolos uji, makanan dikemas dengan rapi dan higienis. Kemasan tersebut dirancang agar tahan kontaminasi dan menjaga kualitas hingga sampai ke tangan para pelajar penerima manfaat,” ungkap Febrianti.




