banner 728x250

Wali Kota Ambon Buka Expo HIPMI, Ini Harapannya

EXPO HIPMI
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Ambon sukses menyelenggarakan Expo de HIPMI Manise 2025 di Pattimura Park, Sabtu (31/8/2025).

Kegiatan yang menjadi ajang kolaborasi pelaku usaha UMKM ini dibuka oleh Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena ditandai peluncuran logo baru BPC HIPMI Ambon.

Turut hadir Wakil Wali Kota Ambon Elly Toisuta, Ketua DPRD Kota Ambon Mourits Tamaela, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bodewin menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara simbolis kepada sejumlah pelaku UMKM. Sementara Wakil Wali Kota meluncurkan aplikasi belanja online “Toki Toko, Bali Do” sebagai dukungan terhadap digitalisasi UMKM di Ambon.

Ratusan warga terlihat antusias menghadiri acara ini. Pengunjung tidak hanya menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan, tetapi juga menikmati wahana permainan anak serta berbelanja aneka makanan dan minuman di stand UMKM.

Expo de HIPMI Manise 2025 menghadirkan 80 tenant UMKM dari total 500 pendaftar, dengan berbagai program pendukung, seperti bazar UMKM, zumba, workshop edukasi dunia usaha, lomba goyang kreasi lagu timur, pemeriksaan kesehatan gratis, klinik NIB dan legalitas usaha, sembako murah, pertunjukan musik, hingga pesta kembang api.

Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon tetap positif meskipun tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah dan belum banyak menarik investasi skala besar.

Perekonomian Ambon termasuk kategori mandiri karena tumbuh dari sektor riil, terutama kontribusi UMKM. “Pemerintah kota berkomitmen membangun ekonomi inklusif, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mengangkat nilai kearifan lokal sebagai kekuatan ekonomi,” katanya.

Expo de HIPMI 2025 sejalan dengan dua dari 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon, yakni membangun ekosistem ekonomi kreatif untuk mendukung Ambon sebagai kota tujuan, serta memperkuat peran pemuda dalam industri kreatif.

“Sejak 1972, HIPMI menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi. Hal ini juga berlaku di Ambon, di mana pengusaha muda terus berkolaborasi dengan pemerintah, bukan hanya berkontribusi pada pertumbuhan, tetapi juga membangun jejaring usaha yang kuat untuk kemajuan kota,” ujar Bodewin.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram