banner 728x250

Evaluasi Smart City, Walkot Ambon: Ini Bukti Responsif Kebutuhan Warga

SMART CITY
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Penyelenggaraan smart city atau kota cerdas di kota Ambon, bukan semata-mata berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi merupakan upaya transformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik agar semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Demikian sambutan Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena pada evaluasi implementasi smart city tahun 2025, secara virtual di Balai Kota Ambon, Rabu (4/2/2026).

Bodewin menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) dan kementerian/lembaga lainnya terkait kesempatan bagi kota Ambon menjadi bagian dari evaluasi implementasi smart city di Indonesia.

Evaluasi ini merupakan momentum penting untuk menilai capaian, mengidentifikasi tantangan, serta merumuskan langkah strategis dalam mewujudkan ambon sebagai kota yang cerdas, inovatif, dan berkelanjutan.

Sejalan dengan hal tersebut, pengembangan smart city menjadi bagian penting dalam mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2025-2030 pada poin 13 yaitu melanjutkan pembangunan Ambon smart city.

“Program prioritas ini menegaskan bahwa smart city harus dapat diimplementasikan secara terintegrasi lintas sektor dan menjadi landasan dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan beberapa inovasi strategis tahun 2025, antara lain: call center 112 sebagai nomor panggilan darurat, WAJAR dan Kaluar bacarita sebaga saran komunikasi rakyat, termasuk Pengelolaan Sampah Berbasis MRF Dan RDF.

Ia juga menjelaskan capaian yang patut disyukuri yaitu sebagai capain 2025 adalah: Ambon meraih indeks pelayanan publik (IPP) tahun 2025 sebesar 4,06 dari skala maksimal 5,00, dan masuk dalam kategori A-.

Prestasi ini mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan publik di kota ambon dan menjadi bukti bahwa berbagai upaya reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan yang dilakukan telah memberikan hasil yang positif.

Melalui evaluasi ini, Bodewin berharap seluruh perangkat daerah dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai capaian dan tantangan penyelenggaraan smart city kota Ambon, sekaligus merumuskan rekomendasi yang konkret dan aplikatif untuk penguatan di masa mendatang. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram