Marco mengatakan saat ini kondisi cuaca ekstrim di wilayah tersebut masih terus berlangsung. Karena itu dia telah meminta seluruh kepala desa segera melaporkan kejadian bencana di desanya disertai dokumentasi agar segera dilaporkan ke pemerintah daerah.
BPBD Tinjau Lokasi Bencana
Menurutnya para kepala desa perlu melaporkan kejadian bencana maupun potensi bencana agar pemerinta bisa membuat pemetaan risiko bencana. Sekaligus dapat segera mengambil langkah penanganan apabila terjadi bencana. “Apalagi cuaca saat ini sedang buruk, hujan deras masih terus terjadi. Kita arahkan semua desa bisa membuat laporan bencana disertai dokumentasi agar bisa terdata. Tidak dengar dari orang harus punya data dan dokumentasi agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Marco.
Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Seram Bagian Barat Thomas Wattimena mengakui sejumlah rumah warga termasuk sekolah rusak akibat banjir dan longsor di desa tersebut.
BPBD sedang meninjau sejumlah dusun yang terdampak dan telah melaporkan hal itu kepada instansi berwenang.
“Tim sedang turun untuk melakukan pendataan rumah rusak. Kita sudah rapat dengan Pak bupati. Dinas Perumahan dan Dinas Pendidikan akan cek ke lapangan sesuai kewenangan mereka,” ungkapnya. (MAN)




