Dia menepis rumor yang berkembang DPP Golkar lebih memilih Umar Ali Lessy untuk menjadi Ketua DPD Partai Golkar Maluku. “Partai Golkar ini partai yang terbuka jadi silahkan saja siapapun kader yang maju, silahkan. Untuk (berpihak) ke salah seorang calon itu kan isu,” tegas Bahlil.

Plt Ketua DPD Golkar Maluku, Umar Aly Lessy dalam sambutannya juga mengakui Partai Golkar di Maluku mengalami penurunan dalam perolehan kursi di DPRD. Ini menandakan kondisi dan tantangan partai Golkar ke depan semakin kuat. “Olehnya itu melalui Musda ini, kita bisa mengevaluasi semua kesalahan dan kelemahan untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku,” katanya.
Dia juga menekankan kepada semua kader bekerja keras menghadapi Pemilu 2029 agar Partai Golkar di Maluku dapat kembali berjaya. “Kondisi internal saat ini memprihatikan sehingga mesti direnungi untuk bisa memperbaiki diri sehingga kejayaan partai Golkar bisa dikembalikan lagi,” ajak Umar. (MAN)




