“Hasil analisa Indeks Harmoni Indonesia yang reliable akan memudahkan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, serta mengidentifikasi area-area intervensi yang perlu mendapatkan perhatian khusus,” jelasnya.
Hasil IHI juga akan berfungsi sebagai sarana edukasi untuk membangun kesepahaman dan sinergi di antara seluruh stakeholder dalam upaya meningkatkan harmoni sosial.
Bupati mengapresiasi pelaksanaan IHI dan menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kelanjutan program ini di tahun-tahun mendatang.
Pada tahun 2025, Kabupaten Maluku Tenggara memberikan kontribusi signifikan dengan 1.887 responden, jumlah tertinggi di Provinsi Maluku. “Ke depan cakupan responden akan terus Kami tingkatkan dan meratakannya hingga ke wilayah kecamatan dan desa, mengingat karakteristik kami sebagai daerah kepulauan,” katanya. (RED)




