banner 728x250

Bupati Malra Paparkan Capaian Kinerja Setahun Kepemimpinan

KELOLA ANGGARAN
banner 468x60

Sementara itu, sektor pariwisata menunjukkan tren positif. Jumlah kunjungan wisatawan tahun 2025 mencapai 134.633 orang, termasuk 9.975 wisatawan mancanegara.

Agenda seperti Rally Yacht Wonderful Sail to Indonesia dan Festival Pesona Meti Kei turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam aspek peningkatan kualitas manusia, angka stunting berhasil ditekan dari 15,68 persen pada 2024 menjadi 12,43 persen di 2025. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap berada di atas 98 persen, sehingga status Universal Health Coverage (UHC) dapat dipertahankan.

Pada 26 November 2025, Rumah Sakit Pratama di Pulau Kei Besar resmi dioperasikan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat kepulauan.

Di bidang pendidikan, pemerintah meraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan sebagai Pemerintah Daerah Inspiratif dalam penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Sehat, serta penghargaan dari Museum Rekor Indonesia atas partisipasi senam anak hebat secara serentak.

Angka kemiskinan menurun dari 21,22 persen pada 2024 menjadi 21,16 persen pada 2025. Berbagai program bantuan sosial seperti PKH, bantuan sembako, BLT Sementara Kesra, hingga program rehabilitasi sosial terus digulirkan.

Pada sektor infrastruktur, pemerintah menyediakan sambungan air minum bagi 1.084 rumah tangga di 10 ohoi, memperluas jaringan listrik ke Warbal, Ur Pulau dan Tanimbar Kei, serta membangun dua unit dapur MBG di Ohoi Raat dan Ohoi Rahangiar.

Dalam tata kelola pemerintahan, Kabupaten Maluku Tenggara kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut. “Nilai AKIP dan indeks pelayanan publik juga mengalami peningkatan,” sebutnya.

Bupati Hanubun menerima sejumlah penghargaan, di antaranya Golden Leader JMSI Award 2026, Indonesia Innovation Excellence Award 2026 kategori pemimpin untuk perubahan, serta penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI atas kinerja pelaksanaan jaminan kesehatan.

Bupati menegaskan tahun pertama kepemimpinan diwarnai tantangan keterbatasan fiskal. Namun, sejumlah capaian positif menjadi fondasi penting untuk percepatan pembangunan ke depan.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram