Kebangkitan kedua lanjut Galih, menjadi momen terpenting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk terus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan.
“Kemajuan telah terpampang di depan mata. Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.
Upacara bendera dihadiri Pj Sekretaris Daerah MBD Daud Reimialy, Forkompimda, pimpinan OPD, TNI, Polri dan ASN. (MBD)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




