Mencegah terjadinya konflik terbuka antara desa di Pulau Haruku, dua peleton aparat kepolisian telah kerahkan ke wilayah tersebut. “Saat ini pasukan kami sudah berada di TKP. Sekitar 2 peleton Briomob dan Sabhara. Kapolsek (Pulau Haruku) juga sudah berada di TKP,” ujar mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.
Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah terdapat 11 desa. Wilayah ini sempat memanas akibat bentrok antarwarga dusun Ori, Desa Pulau dan Kariuw terjadi pada Rabu (26/1/2022).
Konflik warga tersebut, tiga orang meninggal dunia dan empat warga terluka. Pertikaian itu juga menyebabkan 211 rumah warga, 59 unit sepeda motor, sembilan mobil dan dua ruang kelas SD terbakar.
Konflik juga menyebabkan 1.030 tanaman cengkih, pala dan kelapa milik warga tebangi massa. (MAN)




