Untuk itu, dia berharap, PLN segera memulihkan listrik. Dia mengigatkan, Ambon adalah ibukota provinsi Maluku sehingga harus diupayakan listrik normal. ”Semua perkantoran ada di sini. Kalau listrik padam sangat berdampak terhadap pelayanan masyarakat. Kita harap ada solusi. Lucu kalau ibukota provinsi terjadi pemadaman listrik bergilir,” tukasnya.
Senior Manager Trasmisi Distribusi PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara Dony Gustiarsyah mengatakan tengah memobilisasi mesin kapasita 3 megawatt dari Makassar, Sulawesi Selatan untuk mengatasi krisis listrik di Ambon.
“(mesin diberangkatkan) Dari Makassar ke Ambon pada 17 Mei 2022. Tiba di Ambon 22 Mei. Sekitar 27 Mei kita sudah uji coba,” jelasnya.
Sementara, mobilisasi mesin 4 megawatt dari Surabaya, Jawa Timur. ”Kita bergerak dari Surabaya sekitar 17 Mei 2022. Diharapkan dengan kehadiran mesin 3 dan 4 megawatt atasi krisis listrik di Kota Ambon,” kata Dony. (ADI)




