banner 728x250

Forum Rektor Apresiasi Program “Basudara Manise” Polda Maluku

Kapolda Maluku Irjen Pol. Lotharia Latif bertemu Forum Rektor Perguruan Tinggi Kota Ambon, Selasa (14/6/2022). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

Menurutnya terdapat tiga hal untuk mewujudkan keamanan. Yaitu preemtif, preventif dan penegakan hukum. “Semakin sering kita berkomunikasi, maka semakin mudah kita menyelesaikan sebuah persoalan. Dan permasalahan tidak hanya bisa diselesaikan oleh Polri,” jelasnya.

Polda Maluku, lanjut dia, juga kini berupaya mewujudkan perdamaian di tanah Maluku. Di antaranya sering bertemu tokoh adat, tokoh masyarakat, para akademisi maupun melakukan patroli bersama TNI, Polri.

“Kita sering menyentuh kantong-kantong yang sering konflik. Ada 52 titik konflik yang harus kita selesaikan. Ini adalah upaya kita dalam mewujudkan perdamaian,” jelas mantan Kapolda NTT ini.

Kemudian menyangkut kesejahteraan masyarakat, Polda Maluku akan membantu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Saya selaku Kapolda akan mendukung sepenuhnya program-program pemerintah pusat dan provinsi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan tentunya bagaimana kita membantu masyarakat. Kita punya Kampung Tangguh dan Babinkamtibmas. Kita bersama-sama masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan di lingkungan masing-masing. Inilah makna dari program kita “Basudara Manise,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Latif juga menyampaikan rencana Polda Maluku untuk memecehkan rekor MURI minum juz pala terbanyak dalam menyambut HUT ke-76 Bhayangkara. Acara minum juz pala itu akan berlangsung pada 25 Juni 2022.

Mewakili Forum Rektor se-kota Ambon, Prof. M.J Sapteno, Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) memberikan apresiasi kepada Polda Maluku atas program Basudara Manise.

Ini Harapan Forum Rektor

Dari segi keamanan, Sapteno berharap Polda Maluku dapat melakukan pendekatan agama, pendekatan budaya dan pendekatan persaudaraan.

Pendekatan ini, kata Sapteno, terkesan di lihat biasa saja, namun sangat berkesan karena masyarakat akan taat dengan keyakinan agama yang kuat.

“Lembaga kampus saat ini terbuka untuk personel Polri yang ingin menimba ilmu. Hal ini sejalan dengan adanya MoU Unpatti dengan Mabes Polri di bidang peningkatan pendidikan dan sumberdaya manusia pada organisasi Polri,” katanya.

Sapteno juga mengaku pihaknya memberikan kesempatan kepada tenaga profesional untuk memberikan kuliah di Unpatti Ambon. Karena Unpatti juga sangat membutuhkan tenaga profesional dalam meningkatkan kualitas ilmu pada mahasiswa.

Forum Rektor Perguruan Tinggi se-Kota Ambon juga memberikan apresiasi atas rencana pemecahan rekor MURI minum jus Pala terbanyak tahun 2022.

Menurutnya kegiatan itu juga akan bermanfaat dalam mengangkat produk UMKM dan sangat membantu masyarakat kecil. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram