Sirjohn berharap dengan ketersediaan stok, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan migor seperti yang terjadi di daerah lainnya.
“Ada beberapa swalayan yang saat ini stok menipis karena menunggu suplai dari manajemen pusat sesuai kebijakan perusahaan. Namun pada distributor besar dan gerai- gerai modern, stok minyak goreng tetap tersedia bagi masyarakat,” kata Sirjohn.
Kenaikan harga migor per 1 liter di kota Ambon telah mencapai 75 persen sejak dua bulan terakhir. Ini terungkap setelah sentraltimur.com memantau harga migor di sejumlah swalayan. Kemasan 1 liter berbagai merek telah menyentuh harga Rp23.000 hingga Rp25.000. (MAN)




