Bahasa adat untuk persembahan ini adalah ‘leu ke batu’, dengan tujuan untuk memohon kepada Dewata agar diturunkan curah hujan yang cukup di Bumi.
Karena disakralkan, maka wajib hukumnya bagi wisatawan untuk menjaga sopan santun selama berkunjung ke Bukit Termanu.
Sebenarnya, memandangi Batu Termanu dari kejauhan sudah sangat cukup, dengan duduk-duduk di padang rumput atau mendaki bukitnya. (CNN/RED)




